Kamis Pekan Biasa XXXII, 14 November 2013

Keb 7:22 – 8:1  +  Mzm 119  +  Luk 17: 20-25

 

 

 

Lectio :

Suatu hari atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."

Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini".

 

 

Meditatio :

'Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana!',  tegas Yesus kepada orang-orang Farisi yang bertanya kapankah Kerajaan Allah itu datang. Kerajaan Allah bukanlah perihal insani, yang dapat ditangkap secara mudah oleh indera manusia, walau tak dapat dinikmati oleh orang-orang yang menaruh perhatian. Dia tidak ubahnya biji sesawi yang tumbuh dan berkembang. Dia bagaikan ragi yang mengkhamirkan tepung terigu. Dia tidak menampakkan tanda-tanda, karena memang 'sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu'. Sang Empunya Kerajaan Allah ada di tengah-tengah umatNya, Dialah Yesus sang al-Masih, walau memang orang-orang yang menolakNya tidak dapat merasakanNya dengan sepenuh hati, tetapi tidak dapat disangkal SuaraNya bergema dalam diri mereka, bahkan menggelisahkan hati mereka; minimal banyak kegiatan yang dilakukan di hari Sabat bagi Tuhan.

'Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya; dan orang akan berkata kepadamu: lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya'. Keagungan dan semarak sang Empunya Kerajaan Allah memang akan ditampakkan, yang membuat segalanya gentar terhadapNya, seperti dikatakanNya tadi: Dia seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.  Dia akan datang dan tak seorang pun manusia mampu memandangNya dengan mata telanjang.

Namun anehnya,  'Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini'. Kalau Dia saja akan mengalami banyak tantangan, demikian juga bagi setiap orang yang percaya kepadaNya.  'Kamu pun akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang' (Luk 21: 12-17), tegas Yesus secara khusus kepada para muridNya, kepada kita semua.

 

 

 

Oratio :

 

Ya Yesus,  bantulah kami agar selalu siap berjaga dalam batin untuk menyadari kehadiran kerajaanMu. Demikian juga sikap dan tindakan kami boleh menjadi cerminan nyata akan kehadiran kerajaan Allah bagi sesama.  Amin




 

Contemplatio :

 

'Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu'.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening