Minggu Pekan Biasa XXXIII, 17 November 2013


Mal 4: 1-2  +  2Tes 3: 7-12  +  Luk 21: 5-19

 

 

 

Lectio :

Suatu hari ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: "Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?" Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."



 

 

Meditatio :

'Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'.

Itulah komentar Yesus terhadap orang-orang yang mengagumi bait Allah yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan. Apakah kita tidak boleh bangga terhadap bait Allah atau bangunan gereja kita? Kenapa Yesus berkata demikian? Mendengar penyataan sang Guru, murid-muridNya bertanya: 'Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?'. Mereka bukannya takut, malahan bertanya kapan dan kapan. Apakah  mereka semua siap sedia semuanya itu terjadi? Memang tak dapat disangkal, pada saat itu banyak orang membicarakan tentang peristiwa akhir jaman; apa yang akan terjadi di akhir jaman.

'Waspadalah', tegas Yesus. Para murid diminta waspada dan berhati-hati menghadapi akhir jaman. Karena ada apa?

Pertama, karena akan ada penyesatan. Banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: akulah Dia, dan: saatnya sudah dekat.

Kedua, akan banyak peperangan dan pemberontakan dalam negeri. Demikian juga  bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

Ketiga, 'karena nama-Ku', mereka akan ditangkap dan dianiaya, diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa, bukan orang lain yang menyerahkan mereka, melainkan oleh orang tua, sanak-saudara, kaum keluarga dan sahabat-sahabat, bahkan beberapa orang di antara mereka akan dibunuh dan dibenci banyak orang.

Ketiga hal inilah yang akan menandai datangnya akhir jaman, tetapi tak boleh dibalik kenyataan seperti ini, yakni bila terjadi peperangan, bencana dan penyiksaan tidaklah dapat dikatakan bahwa akhir jaman segera tiba. Oleh karena itu Yesus berkata: 'semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera'.

 

 

Collatio:

Di satu pihak, akhir jaman akan ditandai adanya peperangan, bencana dan penyesatan, tetapi di lain pihak, bila  persitiwa seperti itu terjadi tidaklah boleh disimpulkan bahwa akhir jaman segera datang. Apa yang dapat kita buat?

Pertama, apapun yang terjadi bagi orang yang percaya dan takut akan Tuhan, hendaknya semuanya itu tidak menggelisahkan hati; bukankah kita semua adalah milik Tuhan sang Empunya kehidupan. Itulah yang dikatakan dalam kitab Maleakhi 'jikalau  hari itu datang, menyala seperti perapian, semua orang akan gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar, tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang' (Mal 4: 1-2).

Kedua, jika terjadi perlawanan, 'tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.  Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi', tegas Yesus sendiri. Tuhan Yesus malahan menunjukkan sikap kepemilikanNya dengan berkata: 'tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang'.

Semuanya menunjukkan bahwasannyya hidup ini adalah sebuah perjuangan. Di akhir jaman setiap orang juga akan menikmati kebangkitan dan dimuliakan, tetapi tidak cukup hanya dengan berpangku tangan, tetapi harus berani berjuang dan berjuang. Kalau Paulus pernah berkata: 'barangsiapa tidak bekerja janganlah dia makan', karena memang setiap orang tidak boleh hanya menadahkan tangan untuk mendapatkan rejeki.  Setiap orang telah disempurnakan dengan pelbagai karuniaNya, dia harus bekerja dan berjerih payah. Demikian juga dalam mengejar keselamatan, orang harus siap menghadapi aneka tantangan dalam menikmati keselamatan kekal. 'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu', pinta Yesus agar kita terus berani berjuang dan berjuang.

 

 

 

Oratio :

 

Ya Yesus,  mampukan kami yang lemah ini menjadi pejuang-pejuang yang ulet dalam menikmati kehidupan ini dan dalam mengejar keselamatan. Sebab Engkau telah menjanjikannya kepada kami, dan kami akan berjuang menikmatinya. Amin





Contemplatio :

 

'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

 

 

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening