Rabu dalam Pekan Biasa XXXIV, 27 November 2013

Dan 5: 23-28  +  Mzm  +  Luk 21: 12-19

 

 

Lectio :

Pada waktu  berbicara tentang akhir jaman, Yesus berkata: 'sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."

 

 

Meditatio :

Setelah  menyampaikan tentang adanya kehancuran bait Allah, peperangan dan pemberontakan dan gempa bumi, Yesus menambahkan:  'sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku'. Yesus bukannya menyuruh mereka menyelamatkan diri dari pelbagai gejolak yang muncul, malahan sebaliknya perlawanan terhadap diri mereka, para murid, akan mengawali semuanya itu terjadi. Aneka peristiwa yang menyesakkan pribadi akan mendahului peristiwa-peristiwa yang menggelisahkan banyak orang. Pengalaman pribadi akan menjadi bekal dalam kebersamaan hidup.

Adanya aneka peristiwa itu 'akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi'. Para murid diminta semakin berani menghadapi aneka peritiwa kehidupan yang menantang, karena memang mereka tidak dibiarkan seorang diri. 'Tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu; bahkan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku', tegas Yesus. Yesus sendiri sebagai sang Pemilik kehidupan ini akan mendampingi orang-orang yang dikasihiNya, yakni mereka yang berani percaya dan berserah diri kepadaNya. Mendekati akhir jaman atau menyambut kedatanganNya kembali, bukanlah bebas dari aneka peristiwa kehidupan yang menyesakkan, malahan justru ada banyak hal  yang menantang kehidupan, dan setiap orang diminta siap sedia menghadapinya.

'Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya' (Mat 16: 25). Itulah janji Yesus, dan sekarang ini juga para murid harus berani menjawabinya, bukan hanya kata-kata mengamininya, melainkan dengan sikap dan tindakan nyata. Pendampingan dan perlindunganNya tidaklah menjadikan seseorang berada dalam tempurung besi, melainkan hidup konkrit sebagaimana adanya, berdiri teguh. 'Tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang'. Yesus akan menjaga dan melindungi orang-orang yang dikasihiNya. 'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'. Orang yang melarikan diri dari kenyataan hidup guna menyelamatkan hidupnya, dia malahan akan kehilangan segalanya.

Sikap hidup yang tidak menaruh perhatian Tuhan, padahal Dialah yang memberikan nafas kehidupan dan mendamapingki langkah hidup, adalah suatu perlawanan kepadaNya. Mene, mene, tekel, urfasin (Dan 5: 23-28), kiranya ucapan Tuhan yang disampaikan kepada raja Belsyazar, janganlah diucapkan kepada kita. Hendaknya kita tidak lupa daratan, bila menikmati segala yang indah dan baik adanya, malahan semakin berani mempersembahkan hidup ini kepadaNya; terlebih bila kita menghadapi salib kehidupan. 'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

 



Oratio :

Ya Yesus Kristus, Engkau menghendaki kami hidup di dunia apa adanya. Ada gelap ada terang. Ada pahit ada manis. Karena memang itulah hidup. Namun Engkau tidak membiarkan kami berjalan sendiri. Engkau selalu mendampingi kami, terlebih bila menghadapi aneka kesulitan dan tantangan. Ajarilah kami, ya Yesus, agar kami semakin berani bersandar hanya padaMu.   Amin





Contemplatio :

'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening