Selasa dalam Pekan Biasa XXXIV, 26 November 2013


Dan 2: 31-45  +  Mzm  +  Luk 21: 5-11

 

 

Lectio :

Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: "Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan." Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?" Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

 

 

Meditatio :

Banyak orang mengagumi bangunan bait Allah yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, tetapi Yesus malahan mengingatkan: 'apa yang kamu lihat di situ,  akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'. Penyataan Yesus ini sungguh-sungguh menantang banyak orang. Kekaguman manusia benar-benar dimakan oleh perjalanan waktu. Kekaguman manusia hanyalah sebatas pengalaman insani, yang dipagari oleh rasa senang dan tidak; yang tentunya berbeda satu orang dengan lainnya.

Sharing pengalaman dalam aneka pertemuan sungguh-sungguh meneguhkan satu sama lain. Orang dikuatkan oleh pengalaman sesamanya. Kesan yang mengagumkan meneguhkan orang lain agar siap menghadapi aneka peristiwa kehidupan. Seseorang diajak semakin siap menghadapi aneka kenyataan hidup, khususnya dalam perjumpaan dengan aneka peristiwa pahit, seseorang tidak lagi terjerembab di dalamnya. Namun tak dapat disangkal, banyak orang malahan berhenti pada pengalaman insani yang benar-benar amat subyektif dan tidak bisa dikenakan dan menjadi ukuran bagi semua orang. Pengalaman insani berhenti pada perjalanan hidup manusia di dunia ini.

Injil hari ini berbicara tentang terjadinya peristiwa akhir jaman. Injil hari ini sekaligus mengingatkan agar kita tidak mudah berhenti pada aneka peristiwa kehidupan, terlebih yang memberi kepuasan jiwa. Tawaran dunia semakin hari semakin menarik. 'Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka'. Sebab banyak orang tampil sebagai 'yang berbulu domba' (Mat 7: 15), padahal mereka adalah anti-Kristus (1Yoh 2: 18). Pelbagai anugerah yang diberikanNya pun hendaknya tidak membuat seseorang mandeg (berhenti) dan mendirikan kemah-kemah untuk menikmatinya, melainkan setiap orang berani turun ke tengah dunia dengan mendengarkan Dia (Mat 17) dan menikmati kehadiranNya.

 



Oratio :

Ya Yesus Kristus, jauhkanlah kami dari kekhawatiran dan berilah kami hati yang berserah kepada Engkau, agar  selalu siap berjaga-jaga dalam menantikan kedatanganMu.   Amin





Contemplatio :

'Akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'.



 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening