Kamis sesudah Penampakan Tuhan, 9 Januari 2014

1Yoh 4:19 – 5:4  +  Mzm 72  +  Luk 4: 14-22

 

 

Lectio :

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia. Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.

 

 

Meditatio :

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea, dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia. Banyak orang memuji Dia, karena memang Dia mengajar dengan penuh wibawa dan kuasa (Luk 4: 36).

'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang', tegas Yesus yang menyatakan tugas perutusanNya. Dia datang dalam kuasa Roh Kudus. Dia datang bukan karena kemauan pasutri Maria dan Yusuf, melainkan karena kehendak Allah Bapa di surga yang mengutusNya untuk mewartakan kabar baik kepada orang-orang miskin. Yusuf dan Maria mengamini kehendak Allah, dan memang mereka berdua siap sedia menerima kehadiranNya itu, karena Dia yang akan hadir di tengah-tengah mereka 'akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa' (Mat 1: 21). Ia akan memberitakan pembebasan bagi yang tertawan dan tertindas, penglihatan bagi yang buta,  dan untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'. Dia datang untuk membawa sukacita, dan bukannya beban bagi umatNya. Maka layaklah, bila kehadiranNya diharapkan oleh setiap orang.

'Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya', tegas Yesus; karena memang Dia tidak menerangkan orang lain, karena Dia menerangkan diriNya sendiri, bahwasannya Dia datang dan melakukan segala sesuatu, bukan karena kehendakNya sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutusNya. Yesus adalah Pelaksana sabda dan kehendak Bapa di surga. Hari ini genaplah nas itu, karena memang Dia yang dinyatakan oleh Allah ada di depan orang-orang yang merindukan kehadiran sang Mesias. Allah menampakkan diri di depan umatNya.

'Semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya'.  Semua orang membenarkan segala yang diajarkanNya, tetapi dari sudut mana mereka membenarkanNya? Apakah mereka sudah mengadakan studi banding, sehingga mereka mampu membenarkan pengajaranNya?

Kita adalah orang-orang yang menerima kabar sukacita, bahkan kita berharap kepadaNya agar Dia sang Empunya kehidupan itu selalu mendampingi dan menyertai kita, dan terlebih menikmati keselamatan bersamaNya. Semuanya itu bisa dinikmati oleh orang-orang yang percaya kepadaNya, sebab memang hanya imanlah yang mengalahkan dunia (1Yoh 5: 3) sebagaimana dinyatakan oleh Yohanes; dan itu semua harus dinyatakan dalam kasih terhadap sesama, sebab adalah sebuah kebohongan besar, bila kita mengatakan percaya kepada Tuhan tetapi tidak menaruh kasih terhadap sesama (1Yoh 4: 20).

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus,  kami bersyukur atas rahmat penyertaanMu yang melimpah atas kami yang merindukanMu, kiranya kamipun dapat menjadi saluran rahmat bagi sesama dalam menikmati sukacita dan keselamatan bersama Engkau.  Amin




Contemplatio:

'Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening