Kamis dalam Masa Prapaskah 1, 3 Maret 2014

 

Est 4: 10-19  +  Mzm 138  +  Mat 7: 7-12

                                                                                          

 

 

Lectio :

Yesus berdbda kepada para muridNya: ‘mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.  Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,  atau memberi ular, jika ia meminta ikan?  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi’.

 

 

Meditatio :

‘Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu’. Inilah janji Yesus yang sungguh-sungguh memberikan jaminan terkabulnya setiap permohonan. ‘Setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan’. Adakah sebuah permohonan ditolakNya?   ‘Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan?  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya’. Penegasan Yesus benar-benar memberi kepastian betapa besar kasih Allah Bapa kepada umatNya.  Kalau tokh ada perempuan yang melupakan anaknya, Allah tidak akan melupakan umatNya (Yes 49). Semua itu terjadi karena kasih Allah mengatasi pengalaman insani manusia.  

Apakah kasih Allah dapat kita temukan dalam pengalaman insani kita bersama, atau dapatkah kita mewujudkan kasihNya dalam sikap dan tindakan hidup kita? Minimal, ‘segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka’, sebaliknya apa yang tidak kau sukai, jangalah kamu perbuat terhadap orang lain (Tb 4: 16). ‘Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi’.

Sejauhmana kita mengamini sabda bahagia ini? Tak dapat disangkal memang Yesus tidak memberikan janji bahwa segala yang kita minta langsung jatuh dari atas pada saat kita memintanya. Malahan tak jarang kita harus berani meminta dan memintanya seperti perempuan yang tidak tahu malu terhadap hakim itu (Luk 18). Kiranya dalam doa-doa, hendaknya kita tetap berprinsip, sebagaimana Yesus mengajarkan doa Bapa kami kemarin, bahwasannya Allah telah mengetahui segala sesuatu yang menjadi keperluan kita. Allah memberikan segala sesuatu tepat pada waktunya. Hal inilah yang dipercayai juga oleh Ester dalam menyelesaikan tugasnya sebagai ratu, yang selalu berlindung pada Tuhan Allah Israel (Est 4).

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur untuk kasihMu yang begitu besar kepada kami, Engkau tahu yang terbaik bagi kami, biarlah kami tetap setia dan semakin beriman kepadaMu. Amin

 



Contemplatio :

'Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening