Kamis dalam pekan Paskah, II 1 Mei 2014


Kis 5:  27-33  +  Mzm 34  +  Yoh 3: 31-36

                                                                                          

 

 

Lectio :

Yohanes berkata kepada orang-orang yang mendengarkan pengajarannya: 'siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.  Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya'.

 

 

Meditatio :

'Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi', tegas Yohanes Pembaptis. Seperti asal muasal dan di mana dia berdomisili mempengaruhi diri seseorang. Demikian juga Dia yang diutus Bapa, yang datang sesudahku; yang membuka tali sandalNya pun aku tidak layak. 'Dia yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu'. Apa yang dikatakan Yohanes ini tepat sama yang dikatakan Yesus kemarin, bahwa banyak orang lebih menyukai kegelapan daripada terang yang telah datang di tengah-tengah mereka. Sebaliknya, 'siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar'. Karena memang Dia berasal dari atas, dari surga.

'Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas'. Inilah iman kepercayaan Yohanes Pembaptis; di mana waktu membaptisNya di sungai Yordan, Yohanes melihat Roh Kudus datang ke atasNya dan berkata-kata tentang Dia.  'Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya', sebab hanya kepadaNya, sang Putera, Bapa berkenan. Maka, 'barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya'.  Sebab memang hanya dalam diri sang Anak ada kepenuhan hidup, ada keselamatan; dan sesuai dengan namaNya, Dia memang Allah yang menyelamatkan. Percaya kepadaNya berarti mendapatkan dan menikmati keselamatan, sebaliknya di luar Dia tidak ada keselamatan, hanya kebinasaan belaka. Allah membuat semua orang dalam keadaan selamat, karena memang semua orang wajib selamat adanya, maka seseorang yang tidak mau mentaati keselamatan itu, tak ubahnya membuang kasih Allah; dan menurut Yohanes, itu berarti seseorang berkeinginan menikmati murka Allah sendiri. Dia tidak binasa, hanya menikmati murka Allah.

Sungguh baik dan menguntungkan, kalau kita 'lebih taat dan harus taat kepada Allah' (bdk. Kis 5: 29) untuk menikmati keselamatan abadi itu.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, Engkaulah satu-satunya Jalan menuju hidup kekal, teguhkanlah kami agar semakin percaya kepadaMu. KasihMu yang telah kami nikmati itu, kiranya juga semakin nyata dalam sikap hidup dan tindakan kami setiap hari terhadap sesama yang ada di sekitar kami.

Yesus, semoga Engkau sendiri menjadi sukacita bagi saudara dan saudari kami, yang karena kemampuan mereka miliki, mereka begitu keras, membanting tulang unutk mendapatkan sesuap nasi. Kiranya mereka mendapatkan penghasilan yang layak dan pantas atas jerih payah mereka, dan semoga rejekiMu sendiri Engkau salurkan kepada mereka melalui hujan keadilan dan kesejahteraanMu sendiri. 

Santa Maria, doakanlah kami.

Santo Yusuf, doakanlah kami. Amin

 

 

 

 

Contemplatio :

 

'Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening