Pesta Santo Filipus dan Yakobus, 3 Mei 2014


1Kor 15:  1-8  +  Mzm 19  +  Yoh 14: 6-14

                                                                                          

 

 

Lectio :

Berkatalah Yesus kepada parfa muridNya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."  Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."  Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya'.

 

 

Meditatio :

'Akulah jalan, kebenaran dan hidup'. Inilah penegasan Yesus: siapakah diriNya sebenarnya. 'Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku'. Dia menjadi Jalan, karena hanya melalui Dia setiap orang akan sampai kepada Bapa untuk beroleh keselamatan.  'Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia', tegas Yesus.

'Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami', komentar spontan Filipus untuk mendapatkan yang indah dan luhur itu. Melihat Bapa. Sungguh indah dan membahagiakan.  'Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?', sahut Yesus. 'Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?'. Jawaban Yesus mengandaikan bahwa para murid seharusnya sudah tahu siapakah sang Guru, yang selalu bersama mereka setiap harinya. Memandang Bapa, bukanlah memandang cahaya yang berbinar-binar dan penuh semarak dan menyilaukan, melainkan memandang Yesus sendiri yang hadir apa adaNya. Bukankah menikmati sukacita dan damai tidak harus tinggal dalam kemah yang kita buat sendiri, melainkan cukup dengan mendengarkan Dia Yesus yang ada di depan kita (Mat 17). Pengenalan akan Yesus diharapkan hari demi hari semakin mendalam. Orang yang mengenal Yesus diandaikan dia harus semakin masuk dalam misteri hidup Yesus, menyelami hidup sang Empunya hidup itu sendiri, dan sekaligus membiarkan dirinya diresapi dan dikuasai oleh sabda dan KasihNya.  Yesus adalah dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia, karena  'apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya'.  Yesus adalah pelaksana kehendak Bapa di surga seutuhnya.

'Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri'. Percaya kepada pekerjaan yang dilakukan Yesus memang sama saja percaya kepadaNya, sebab hanya Dia yang mampu melakukan semua itu, sekali lagi karena Dia ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia.  'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu', tambah Yesus. Kepercayaan kepadaNya memampukan setiap orang melakukan segala yang dilakukanNya, bahkan yang lebih besar lagi, sebab dengan percaya kepadaNya berarti kita percaya bahwa Dia pun mampu melakukan yang luhur dan mulia dalam diri kita. Karena itu sekali lagi Yesus menegaskan: 'apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya', yang semuanya itu dimaksudkan,  'supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak'.

Percaya kepada Yesus berarti berpegang teguh pada Injil yang telah diwartakan para Rasul kepada kita (1Kor 15: 1). Iman kepercayaan dan membaca kitab suci sepertinya saling mengandaikan satu sama lain.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, biarlah kami yang percaya dan telah menikmati kasihMu ini semakin hari semakin meneladani Engkau dalam bersikap, yaitu makin terpanggil untuk memperhatikan dan berbuat baik pada orang lain di sekitar kami.

Santo Filipus dan Santo Yakobus, doakanlah kami. Amin

 

 

 

Contemplatio :

 

'Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.'

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening