Selasa dalam Pekan Paskah VI

27 Mei 2014


Kis 16: 22-34  +  Mzm 138  +  Yoh 16: 5-11

 

 

Lectio :

Bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi?  Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita.  Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.  Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;  akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;  akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;  akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum'.

 

 

Meditatio :

'Sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku:ke mana Engkau pergi?', tegas Yesus kepada para muridNya. Apakah para murid tidak bertanya-tanya, karena memang mereka sudah yakin sungguh dengan perkataan Yesus bahwa Dia akan pergi untuk menyiapkan tempat bagi mereka, bukankah ada banyak tempat tinggal di rumah, dan bukankah Dia akan balik kembali (Yoh 14). Para murid mungkin mengerti, tetapi tak dapat disangkal kepedihan hati menyelinap dalam diri mereka. 'Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita', tambah Yesus yang mengetahui isi hati dan budi mereka, para muridNya.

'Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu'. Sepertinya kehadiran Roh Kudus begitu mendesak dalam diri para muridNya, maka Yesus berkata demikian. Apakah kehadiran Roh Kudus itu lebih penting daripada tetap tinggalNya Yesus di tengah-tengah para muridNya? Atau memang harus dimengerti : cukup hanya sebatas ketidakhadiranNya yang kasad mata itu tidak dinikmati oleh para murid setelah kebangkitanNya dari alam maut?

Roh Kudus segera datang,  'dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman'.  Ada tiga tugas yang diemban oleh Roh Kudus. Pertama,  'akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku'.  Ketidakpercayaan kepada Tuhan Allah sang Empunya kehidupan adalah suatu dosa. Roh Kudus datang hendak membantu dan menolong setiap orang untuk mengenal Allah. Setiap orang akan disadarkan bahwa hanya dalam Tuhan ada keselamatan. Setiap orang akan diingatkan akan keserupaan diri sebagai gambar Allah. Kedua, 'akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi'. Roh Kudus akan mengingatkan seluruh umat manusia, bahwa Allah datang ke dunia hendak menyelamatkan. Dia datang hendak menjadi tebusan bagi seluruh umatNya. Ketiga, 'akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum'. Mereka dihukum, bukan karena Allah yang menghukumnya, tetapi mereka sendiri menjadi terhukum oleh dunia, karena lebih menyukai kegelapan (Yoh 3). Akhir hidup mereka adalah maut. Sebab keselamatan hanya ada dalam Terang, yang memang telah datang ke dunia, tetapi mereka tidak mau mengenalNya.

Kisah para Rasul hari ini menceritakan pengalaman indah bagi para serdadu yang beroleh keselamatan, berkata pertobatan dan kepercayaan mereka akan Tuhan Yesus Kristus (Kis 16: 22-34).

Kiranya peranan Roh Kudus dalam diri kita, dalam GerejaNya yang kudus tetaplah dapat dirasakan sampai sekarang ini. Sebab Gereja adalah bagian dari dunia, yang tak jarang gelombang kehidupan datang menerpa setiap saat di saat yang tidak menentukan. Kepatuhan dan kesetiaan Gereja dalam kuasa Roh Kudus akan menjadikan Gereja benar-benar sebagai tanda keselamatan bagi dunia.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, bukalah hati dan pikiran kami agar mampu menyadari dan merasakan kehadiranMu dalam RohMu yang Kudus, yang senantiasa mendampingi dan menguatkan kami dalam setiap peristiwa yang kami alami.  Amin

  

 

Contemplatio :

'Jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu'.

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening