Rabu dalam Pekan Biasa XII

25 Juni 2014

2Raj 22: 8-13  +  Mzm 119  +  Mat 7: 15-20

 

 

 

Lectio :

Suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya:  'waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.  Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka'.

 

 

Meditatio :

'Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas'.  Sebuah peringatan yang disampaikan Yesus kepada para muridNya, kepada kita semua. Yesus meminta kita supaya berhati-hati dan waspada kepada  mereka, karena mereka tidak mewartakan sabda dan kebenaran. Mereka hanya mencari kepuasan diri, bahkan mereka tidak segan-segannya membunuh dan membinasakan. Sekali lagi tak ubahnya seekor serigala yang selalu mencari mangsa. Bagaimana kita dapat mengetahui mereka? Bukankah kita tidak  boleh mencurigai sesama?

'Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka', tegas Yesus. 'Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.  Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik'. Kita memang terpaksa harus berjalan dalam proses. Kita harus menunggu buah-buah yang dihasilkan. Walau tak dapat disangkal, kecerdasan hati kita akan dapat menentukan sesuatu yang disampaikan benar atau salah. Pengalaman akan kehadiran Roh Allah yang hidup yang selalu membimbing umatNya akan membantu kita. Kebiasaan seseorang yang selalu meminta bantuan Allah dalam menghadapi kenyataan hidup sungguh-sungguh membantu setiap orang dalam menghadapi aneka peristiwa kehidupan.

Namun yakinlah, 'setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api'. Hanya orang-orang yang baik dan benar akan mendapatkan keselamatan. Hanya orang-orang yang jujur dan suci yang selalu berkenan kepadaNya, dan mendapatkan keselamatan daripadaNya;  sebaliknya mereka yang mencari kehendaknya sendiri, bahkan melawan kehendak Allah sang Empunya kehidupan, akan mengalami kebinasaan. Namun tak dapat disangkal, kelemahan manusia tak jarang membuat banyak orang jatuh dalam dosa dan salah, tetapi kepada mereka Tuhan Allah sang Empunya kehidupan selalu mengundang dan mengundang setiap orang untuk datang kepadaNya, sebagaimana peristiwa yang diceritakan 2Raj 22, yang menceritakan orang-orang Israel berani berbalik mengikuti perjanjian yang telah tersurat dalam kitab Taurat.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, melalui sabdaMu kiranya akan membuat kami semakin hari semakin mengerti kehendakMu dan bertumbuh menjadi pribadi yang menghasilkan buah-buah kebaikan.  Jadikanlah kami juga pembawa-pembawa kebenaran, ya Tuhan. Amin

 

 

Contemplatio :

'Dari buahnyalah kamu akan mengenal pohonnya'.

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening