Senin dalam Pekan Biasa XI


16 Juni 2014

1Raj 21: 1-16  +  Mzm 5  +  Mat 5: 38-42

 

 

 

Lectio :

Bersabdalah Yesus: 'kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.  Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu'.

 

 


Meditatio:

'Kamu telah mendengar firman: mata ganti mata dan gigi ganti gigi, tetapi Aku berkata kepadamu: janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu'. Permintaan Yesus ini mengajak kita untuk menyelesaikan persoalan, dan bukan memperpanjangnya atau malahan membuka persoalan baru. Mata ganti mata dan gigi ganti gigi tampaknya adil dan memuaskan mereka yang bertikai, tetapi ternyata tidak memberikan kepuasan pada masing-masing  pihak untuk berani menerimanya dengan rela.  Barangsiapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu  adalah sebuah penyataan yang mengajak kita semua untuk tidak melawan orang yang berbuat jahat dengan kejahatan, melainkan sebaliknya kita tanggapi segala-galanya itu dengan kemurahan hati. Kita diminta untuk tidak membalasnya dengan tindakan yang sama. Kita malah diajak oleh Yesus untuk berani  mengasihi musuh dan mendoakan mereka yang menganiaya  (Mat 5: 44).

Kemurahan hati hendaknya kita tunjukkan dalam pergaulan sehari-hari,  yakni mengatasi semua rumusan matematis, sebagaimana dipraktekkan banyak orang sekarang ini. Kita hanya diminta untuk berani memberi dan memberi, konkritnya 'kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu, dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu'.  Sungguh tepatlah, bila lebih baik memberi daripada menerima (bdk PS 221), sebab semuanya itu menunjukkan bahwa kita mampu berdiri di kedua kaki kita, dan tidaklah malahan sebaliknya bertindak semena-mena seperti yang dilakukan Ahab terhadap Nabot, sebagaimana diceritakan dalam kitab pertama Raja-raja 21 hari ini. Segala kuasa dan kemampuan yang dimiliki seseorang seharusnya dipakai untuk semakin menyemangati dan menghidupkan kebersamaan hidup, sebagai Roh menganugerahi segala yang baik dan indah untuk kepentingan bersama (1Kor 12: 7), dan bukannya sebaliknya.

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, dampingilah kami untuk semakin hari semakin setia berbagi kasih terhadap sesame, sebagaimana RohMu yang kudus melimpahkan berkat bagi dalam membangun kebersamaan hidup yang menyatukan. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening