Senin dalam Pekan Paskah VII

2 Juni 2014


Kis 19: 1-8  +  Mzm 68  +  Yoh 16: 29-33

 

 

 


Lectio :

 

Suatu hari berkatalah murid-murid-Nya kepada Yesus: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan.  Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."  Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang?  Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

 

 

 

Meditatio:

'Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan', tegas para murid kepada Yesus. Sepertinya mereka membela diri, bahwasannya mereka dapat mengerti segala yang disampaikan sang Guru; padahal sebaliknya, Yesus memakai aneka perumpamaan dalam pengajaran mengingat  ketidakmampuan mereka dalam memahami kehendak Allah; dan itupun mereka tidak langsung mengertinya. Sungguh berkebalikan memang. Namun tak dapat disangkal, memang   'sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah'. Iman para murid tumbuh dengan suburnya. Sungguh mengagumkan!

Apakah Yesus kemudian jengkel terhadap para muridNya? Sama sekali tidak. Malahan sebaliknya, kenyataan bahwa para murid semakin mengenal diriNya membuat Yesus bangga dan mendoakan mereka, sebagaimana kita renungkan dalam hari Minggu kemarin. 'Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku', tegas Yesus yang memuji iman para muridNya. Sabda Tuhan telah memperbaharui hidup mereka dalam mengenal sang Empunya kehidupan.

'Percayakah kamu sekarang?', tambah Yesus,  'lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'. Kepercayaan kepada Yesus tidak membebaskan para murid dari badai kehidupan. Aneka persoalan dunia malahan akan semakin menantang para murid, bahkan mereka akan tercerai berai. Kamu malah akan meninggalkan Aku seorang diri.  Jangan takut. Sebaliknya, Yesus malah memberi jaminan: barangsiapa bertahan sampai akhir akan beroleh selamat (Mat 10: 22), sebab Aku telah mengalahkan dunia.

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, para muridMu yang semakin mengenal Engkau membuat Engkau bangga dan berbahagia. Buatlah kami juga menjadi orang-orang yang mampu membahagiakan Engkau, yakni dengan tekun setia dalam berbagi kasih terhadap sesama dan bahkan menemukan Engkau dalam diri sesama kami. Amin.

 

 

Contemplatio :

'Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening