Hari Raya Santa Maria Kusuma Karmel


16 Juli 2014

Yes 10: 5-16  +  Mzm 94  +  Mat  11: 25-27

 

 

 

Lectio :

Pada waktu itu berkatalah Yesus: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.  Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.  Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya'.

 

 

Meditatio :

'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil', seru Yesus kepada Bapa di surga. Segala misteri Allah yang sulit dimengerti dan yang memang terus-menerus dipelajari oleh mereka yang bijak dan pandai, ternyata dinyatakan kepada orang kecil dan sederhana secara cuma-cuma. Para cerdik dan pandai mempelajari dan mempelajari misteri Allah, tetapi malah disembunyikan oleh Allah Bapa, sang Empunya langit dan bumi ini. Mengapa? Tentunya ada yang tidak berkenan pada kehendakNya.  Apakah mereka begitu mengadalkan kekuatan insani mereka, dan bukannya malah meminta bantuan dan terang Roh Kudus untuk memahami semua itu? Seperti memang begitu. Sebaliknya, mereka yang kecil dan bodoh di hadapan mata manusia dipilih dan diberi kesempatan oleh Allah untuk mengenalNya. Apakah mereka tidak mempelajari, tetapi kemudian tiba-tiba diberi begitu saja?  'Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'.  

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku'.   Segala-galanya, seluruh misteri Allah Bapa telah dinyatakan Bapa sendiri, diserahkan oleh Bapa, kepada sang Putera tunggal. Semuanya diserahkan kepada Putera, karena memang hanya 'kepadaNyalah Bapa berkenan' (Mat 3: 17). Keberkenanan Allah kepada sang Putera itulah, yang membuat  dan membatasi, bahwasannya 'tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak';  walau tak dapat disangkal akhirnya, misteri itu juga dinyatakan terhadap 'orang-orang  yang kepada mereka Anak itu berkenan menyatakannya'.  Semuanya itu dinyatakan Allah melalui sang Putera yang menghendaki agar semua orang beroleh selamat. Keselamatan sepertinya hanya diberikan kepada mereka, yang  'Anak itu berkenan menyatakannya',  yakni mereka yang kecil dan sederhana,  mereka yang mengadalkan bantuan dari Allah dalam memahami misteri dan kehendakNya.

Penyataan diri Allah inilah yang dalam Spiritualitas Karmel diminta semakin dinikmati oleh semua orang yang merindukan pengalaman  akan Allah. Allah telah membiarkan diri dikenal oleh umatNya, yakni orang-orang yang kepada mereka Putera menyatakannya. Kesempatan inilah yang kiranya harus dinikmati dan terus-menerus,  diperjuangkan dalam perjalanan hidup (Konst Karmel 17) sebagai pengalaman akan Allah, sebagai usaha kontemplatif setiap orang yang ingin  mengenal Allah secara mendalam. Mengapa harus diperjuangkan?  Harus diperjuangkan terus-menerus, karena tak jarang dalam perjalanan hidup ini, kita berhadapan dengan aneka keindahan dunia yang lebih mampu membius segala kecenderungan inderawi insani kita. Roh itu lemah dan daging ini penurut. Kita perjuangkan, karena ingin ingin selalu tinggal dalam pilihan  untuk  hidup yang lebih baik dan lebih baik, bukan hanya untuk sekarang ini, tetapi juga kelak di akhir jaman. Allah telah mengawali, maka baiklah kalau kita menindaklanjutinya  dalam hidup ini.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami menjadi orng-orang yang kontemplatif, yakni menyadari kehadiranMu dalam setiap peristiwa hidup kami, dalam diri orang-orang yang ada di sekitar kami.

Santa Maria Kusuma Karmel, doakanlah kami. Amin.



Contemplatio :

'Aku berkata kepadamu:  tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening