Jumat dalam Pekan Biasa XVI

18 Juli 2014

Yes 38: 1-6  +  Mzm 38  +  Mat  12: 1-8

 

 

 

Lectio :

Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."  Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,  bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?  Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?  Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.  Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

 

 

Meditatio :

Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Kepada siapa para murid meminta ijin memetiknya? Apakah kebetulan ada sang pemilik kebun? 'Apabila engkau melalui kebun anggur sesamamu, engkau boleh makan buah anggur sepuas-puas hatimu, tetapi tidak boleh kaumasukkan ke dalam bungkusanmu' (Ul 23: 24). Tidak lapar saja seseorang boleh mengabil hasil kebun sesamanya, asal makan di tempat, apalagi bila seseorang mengalami rasa lapar yang berlebihan.

Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: 'lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat'.  Ternyata bukan soal mengambil hasil buah kebun yang dipertanyakan, melainkan pada tindakan kerja yang dilakukan para murid di hari Sabat. Bukankah 'enam harilah lamanya engkau bekerja, maka pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti'  (Kel 34: 21). Sepertinya para murid yang memetik bulir-bulir gandum diperhitungkan sebagai melakukan sebuah pekerjaan. Orang-orang Farisi ini memang melihat dan melihat, tetapi tidak mampu memandang sesamanya.  

Tetapi jawab Yesus kepada mereka: 'tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,  bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?'.  Yesus sepertinya mengijinkan sebuah mobil ambulan yang sedang mengantar orang sakit menerobos lampu merah. Yesus tidak berbicara soal hukum, melainkan cinta kasih.  'Tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?'. Tentunya para imam harus ditegur keras, karena mereka bekerja keras di hari Sabat. Bukankah mereka bekerja melayani umat Allah?  

'Aku berkata kepadamu: di sini ada yang melebihi Bait Allah.  Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah, karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat'.  Hukum dan persembahan memang harus dipenuhi oleh setiap orang, tetapi hukum dan persembahan tidak boleh menutup karya belaskasih yang memang diperlukan oleh banyak orang. Hukum dan persembahan juga tidak boleh menutupi penderitaan dan malapetaka umat manusia. Hukum dan persembahan harus dilakukan tetapi tidak boleh mengabaikan yang lain, 'yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan' (Mat 23: 23). Bukankah 'Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat'?  bukankah hari Sabat diadakan untuk manusia, dan bukannya manusia untuk hari Sabat (Mrk 2: 27)? Sabat adalah kesempatan untuk mendekati Tuhan secara isitimewa.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami untuk lebih memperhatikan sesama kami melalui perbuatan kasih daripada sikap hidup yang hanya dilakukan untuk mendapatkan pujian dan penghormatan. Amin

 

 

Contemplatio :

'Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, dan ingatlah Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening