Kamis dalam Pekan Biasa XV

17 Juli 2014

Yes 26: 7-9  +  Mzm 94  +  Mat  11: 2-30

 

 

 

Lectio :

Pada waktu itu berkatalah Yesus: 'marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.  Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan'.

 

 

Meditatio :

'Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu'. Inilah ajakan Yesus kepada orang-orang kecil, yang memang mengandalkan Tuhan sang Empunya kehidupan. Mereka semua diundang datang agar mendapatkan kelegaan dan sukacita, Yesus tahu betul suasana batin, jiwa dan raga orang-orang yang lemah dan berbeban berat itu.  'Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan'. Namun kiranya undangan yang disampaikanNya bukan untuk berleha-leha dan duduk manis, melainkan untuk belajar menghadapi kehidupan ini dengan tepat dan benar. Yesus mengundang mereka semua, karena memang Dialah sang empunya kehidupan ini. Yesus dengan relahati setiap orang belajar daripadaNya. Dia dengan rendah hati akan mengajari mereka semua yang datang. Kelembutan hatiNya akan mewarnai bagaimana Dia mengajarkan kehidupan ini. Sungguh benarlah, bila belajar kehidupan ini dari sang Empunya kehidupan itu sendiri, dan bukannya dari yang lain, perwalianNya pun jangan.  

Undangan Yesus kepada mereka yang letih lesu, sebenarnya menjawab kerinduan mereka sendiri yang selalu memohon bantuan daripadaNya, sekaligus iman kepercayaan mereka bahwa Tuhan selalu memberikan yang baik kepada umatNya. Itulah yang pernah disampaikan mereka sendiri dalam kitab Yesaya; kata mereka: 'ya TUHAN, kami juga menanti-nantikan saatnya Engkau menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau.  Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar' (Yes 26).

Yesus pun akhirnya meyakinkan semua orang yang diundang datang, bahwasannya pengajaranNya tidaklah sulit dan mudah dipahami. PengajaranNya tidak memberikan beban, malahan sekali lagi membuat orang bersukacita. Sungguh, 'kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan'. Namun pengajaran Yesus mana yang sungguh-sungguh ringan dan mudah dilakukan oleh umatNya? Bukankah pernah disadari di jaman Yesaya, yang menegaskan : 'ya TUHAN, dalam kesesakan mereka mencari Engkau; ketika hajaran-Mu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa' (Yes 26 : 16).

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, Engkau begitu memperhatikan dan mengasihi kami, serta tahu yang terbaik bagi kami anak-anakMu. Biarlah dalam menghadapi setiap peristiwa hidup, kami semakin beriman kepadaMu, bahwa Engkau pasti menyertai, dan kami tetap dapat menghadapinya dengan penuh sukacita.  Amin

 

 

Contemplatio :

'Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening