Rabu dalam Pekan Biasa XIII

2 Juli 2014
Am 5: 14-24  +  Mzm 50  +  Mat 8: 28-34




Lectio :

Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.  Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"  Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan. Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu." Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.  Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu. Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.



Meditatio :

Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.  Tidak adakah usaha mereka bersama untuk menangkap kedua orang itu? Atau melaporkan kepada aparat untuk menyelesaikan persoalan itu? 

Ketika melihat  Yesus,  kedua orang itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" 
Apakah mereka sudah tahu waktu dan saatnya mereka akan dibinasakan? Namun tak dapat disangkal, bahwasannya kuasa kegelapan itu mengenal Kristus Tuhan. Kuasa kegelapan itu ternyata lebih pandai dari pada para murid dalam pengenalan terhadap Tuhan, seperti dalam peristiwa kemarin di saat kapal mereka  terserang angin topan dan badai. Sayangnya pengenalan mereka sebatas pengetahuan dan bukannya iman kepercayaan. 

Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan. Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu." Mengapa mereka meminta diijinkan masuk ke kawanan babi, dan bukannya hewan lain? Apakah mereka hanya berani melawan babi? Apakah mereka tidak juga mau merasuki pohon-pohonan?

Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.   Kedatangan roh-roh jahat memang selalu membinasakan ciptaan. Tak ada kuasa kegelapan yang menyelamatkan ciptaan, atau manusia khususnya. Sangatlah keliru, dan memang sungguh sesat orang-orang yang mencari pembenaran diri dalam kuasa kegelapan.  Bukan keselamatan yang mereka terima, melainkan kejahatan. 

Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu. Mereka melarikan diri, karena mereka tidak mampu mempertanggungjawabkan peristiwa yang baru terjadi  itu. Segalanya di luar kemampuan insani mereka.

Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka. Mereka ternyata datang kepada Yesus, bukan  karena bangga terhadapNya yang memang telah mampu menyembuhkan orang-orang yang sakit, melainkan mereka tidak mau terjadi lagi dengan harta benda yang mereka miliki. Lebih baik Yesus pergi dari mereka. Ada apa denganMu Yesus, bila kedatanganMu membawa bencana dan malapetaka bagi kami. Engkau bukannya membawa sukacita, melainkan Engkau malah merusak harta benda yang telah kami miliki.




Oratio :

Ya Yesus Tuhan kami, Engkau selalu membawa sukacita dalam hidup kami. Tetapi tak jarang kami tidak mengerti apa maksudMu bagi kami, malah kami sering melarikan diri daripadaMu hanya karena kedegilan kami. Buatlah kami ya Yesus menjadi orang-orang yang tahu memilih yang terbaik bagi hidup kami, sebagaimana yang Engkau kehendaki: 'carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu. Bencilah yang jahat dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang; mungkin TUHAN, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Israel'. Amin.



Contemplatio :

'Setelah berjumpa dengan Yesus, mereka mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka'.










Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening