Rabu dalam Pekan Biasa XIV

9 Juli 2014

Hos 10: 1-8  +  Mzm 115  +  Mat  10: 1-7

 

 

 

Lectio :

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.  Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,  Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,  Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,  melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat".

 

 

 

Meditatio :

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.  Para rasul mendapatkan kuasa yang begitu hebat.  Mereka malah mendapatkan kuasa mengusir kuasa kegelapan, dan bukannya seperti yang dituduhkan oleh orang-orang Farisi dalam Injil kemarin. Inilah nama kedua belas rasul itu: pertama Simon yang disebut Petrus; Petrus itu artinya wadas. Apakah sikapnya yang keras? Atau ada maksud lain? Kedua, Andreas saudara Simon, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,  Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai. Seorang pemungut cukai menjadi rasul seorang Guru dari Nazaret. Tentunya dia sudah tidak bekerja lagi sebagai pemungut cukai, bukankah dia telah mengamini panggilan Yesus dan menyempatkan diri berpamitan dengan keluarga dan sahabat sahabatnya? Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,  Simon orang Zelot. Orang Zelot adalah nasionalis ulung, tetapi sepertinya dipilih Yesus untuk menjadi pewarta sabda. Dan yang terakhir adalah Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Yesus mengenal para muridNya, termasuk Yudas Iskariot, yang pada akhirnya akan menjadi pengkhianat dari sang Guru. Yesus telah mengetahui, tetapi Yesus tetap memanggilnya juga.

Kiranya harus berani kita mengatakan, bahwasannya Yesus memilih para Rasul sebagaimana adanya, karena memang itulah kehendak Tuhan agar semua orang beroleh selamat. Tuhan Yesus mengundang semua orang untuk beroleh selamat. Kemajemukan para Rasul menunjukkan bahwa Allah menghendaki semua orang selamat, dan tak satu pun binasa. Allah mengundang semua, dan memilih semua. Ketidaksetiaan seorang Iskariot menujukkan betapa keselamatan itu juga merupakan sebuah pilihan hidup, yang memang harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: 'janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,  melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel'. Di awal perutusanNya, Yesus amat selektif. Mengapa? Sepertinya sebagai seorang Israel tulen benar-benar merasakan keterpilihanNya sebagai bangsa terpilih. Israel harus dinomersatukan dalam karya penyelamatan, sebab sejak semula Israel menjadi bangsa pilihan Allah, umatNya yang kudus.  Israel baru yang dipilih Allah adalah kita seluruh umatNya, yakni kita semua yang mengakui keberadaan Allah. Dialah segala-galanya, dan hanya dalam Dia ada keselamatan kekal. 

'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'. Inilah inti pewartaan ilahi. Penyataan bahwa Allah meraja atas seluruh ciptaanNya, dan Dia hadir di tengah-tengah umatNya, menjadi inti pewartaan dan harus disampaikan ke semua orang. Segala kuasa yang diberikan kepada para rasul seperti mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan adalah sarana untuk pewartaan Injil Kerajaan Allah. Kerajaan Allah sudah dekat, karena memang sebenarnya Allah sudah meraja di tengah-tengah umatNya, sebagaimana diceritakan dalam kitab Hosea 10, tetapi banyak orang mencari kepuasan diri. Kerajaan Allah sudah dekat mengandaikan setiap orang dapat dengan mudahnya berpaling kepada Allah dan meninggalkan segala tindakannya yang jahat.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, Engkau memilih dan tahu siapa kami adanya, dengan segala kemampuan dan talenta yang telah Engkau berikan kepada kami, kiranya tidak membuat kami menjadi sombong, tetapi sungguh kami dapat menyampaikan kabar keselamatan kepada sesama, bahwa Engkau sudah hadir dan meraja di antara umat manusia.  Amin

 

 

Contemplatio :

'Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan'.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening