Sabtu dalam Pekan Biasa XIII

5 Juli 2014
Am 9: 11-15  +  Mzm 85  +  Mat 9: 14-17




Lectio :

Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"  Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.  Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.  Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."




Meditatio :

"Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?" Inilah pertanyaan  para murid Yohanes terhadap Yesus. Berani memang mereka, sebab mengapa mereka tidak bertanya kepada para murid, tetapi kepada Yesus, sang Guru. Mereka membuka wacana baru saat itu.

Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa". Ada bersama Yesus, sang Mempelai laki -laki, setiap orang tidak perlu puasa. Namun ada saatnya nanti, bila Dia tidak bersama para muridNya, mereka harus berpuasa. Bila Yesus memang tidak bersama para muridNya, mereka harus mampu mengendalikan diri dan menyangkal diri dari segala kecenderungan insani. Sebaliknya, bila mereka ada bersama Yesus, Dia sendiri akan langsung memonitor para murid Nya. Yesus selalu memantau para murid, agar mereka tidak jatuh dalam dosa.

"Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya". Segala-galanya ada waktunya. Ada waktu untuk berkerja ada untuk waktu beristirahat.  Begitu pula dengan berpuasa; tidak sebatas pada adanya waktu dan kesempatan semata.




Oratio :

Ya Yesus, bantulah kami selalu agar kami mampu mengatasi diri kami, dan mengarahkannya hanya kepadaMu, sang Mempelai agung.




Contemplatio :

'Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa'.








Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening