Senin dalam Pekan Biasa XVI

21 Juli 2014

Mik 6: 1-8  +  Mzm 50  +  Mat  12: 38-42

 

 

Lectio :

Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu."  Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.  Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"

 

 

Meditatio :

'Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu', pinta orang-orang Farisi dan para ahli Taurat. Mereka meminta bukti, kalau Yesus Orang Nazaret ini adalah seseorang yang diutus oleh Allah, yang berasal dari Allah. Tetapi jawab-Nya kepada mereka: 'angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus', sahut Yesus kepada mereka. Yesus tidak mau memberikannya. Yesus tidak mau diatur oleh kebutuhan dan kemauan mereka. Bukankah mereka ini telah mengetahui dengan baik isi hukum Taurat, mengapa mereka tidak mau mengerti bahwa ada seorang nabi dari Nazaret? Bukankah Bapa pernah menyatakan bahwa: 'inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan' (Mat 3: 17)? Tidak cukupkah mukjizat-mukjizat yang telah dilakukan selama ini menunjukkan kehadiranNya? Yesus tahu benar, bahwa diriNya tidak mau dipermainkan dan dicobai oleh umatNya. Cukuplah kehadiran Yunus menjadi tanda bagi mereka juga.

'Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam'. Yesus sadar sungguh akan tanda mukjizat utama yang akan diberikanNya kepada dunia, yakni kematian dan kebangkitanNya. Tanda utama inilah yang kiranya harus diketahui dan disadari banyak orang, dan bukannya aneka mukjizat yang disampaikannya selama ini. 'Yesus dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia' (Mat 12: 16), karena memang nanti pada puncak perutusanNya semua lidah akan berseru dan berkata-kata tentang Dia.  'Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!', tegas Yesus kepada mereka.

Pertobatan adalah bukti penting seseorang, mengamini kehendak dan kemauan Yesus, malah aneka mukjizat memang sengaja dibuatNya agar semua orang mau mendekatkan diri kepadaNya sang sumber kehidupan (Mat 11).  Pertobatan itulah yang diminta dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari, dan bukannya sebatas aneka persembahan, sebagaimana dinyatakan Yesus sendiri (Mat 9: 13). Mikha sendiri pernah mengingatkan kepada seluruh umatNya: 'hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?' (Mik 6: 8), dan dalam Yesuslah cinta itu sungguh dinyatakan secara penuh.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami untuk semakin menyadari dan peka akan kehadiranMu lewat setiap peristiwa hidup kami, serta bersyukur atas anugerah kasihMu yang mendatangkan keselamatan bagi kami. Amin

 

 

Contemplatio :

'Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam'.

 

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening