Jumat dalam Pekan Biasa XIV 19 September 2014


1Kor 15: 12-20  +  Mzm 17  +  Luk 8: 1-3

 

 


Lectio :

Beberapa hari pada waktu itu  Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,  dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

 

 

Meditatio :

Beberapa hari pada waktu itu  Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia. Apa tugas para murid dalam pewartaan itu tidak disebutkan. Apakah mereka hanya bertuga sebagai tatib (tata tertib) saja? Yang jelas tidak pernah juga disebutkan mereka menjadi lector, atau pemazmur  ataupun kolektan. Namun yang menarik perhatian, bahwasannya  beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Mengapa mereka ikut? Tidak dijelaskan juga, paling sedikit mereka  perempuan-perempuan ini malahan  melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka. Apakah mereka mempersiapkan akomodasi bagi sang Guru dan para muridNya? Apakah  keikutsertaan kaum perempuan dalam rombongan tidak menjadi bahan tertawaan banyak orang? Mau showpower koq mengajak kaum perempuan? Bukankah kaum perempuan pada  saat itu tidak diperhitungkan, sebagaimana pada waktu Yesus memberi makan banyak orang yang diperkirakan hanya lima ribu laki-laki? Apakah dengan kekutsertaan kaum perempuan semakin menunjukkan bahwa komunitas ini adalah komunitas lemah dan tak perlu dicurigai dan diperhitungkan? Apalah kekuatan mereka dalam kemasyarakatan?

Beranikan kita berkata, bahwa Gereja Katolik adalah komunitas kelanjutan dari Gereja purba, Gereja para Rasul, dan sebagaimana banyak kaum perempuan mengikuti sang Guru pada saat itu, maka demikian juga sekarang ini kalau kaum perempuan banyak mendominasi hidup Gereja? Kalau dicertitakan para perempuan yang mengikuti adalah Maria yang disebut Magdalena,  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, dan Susana serta banyak perempuan lain, lalu ke mana mereka yang lain pada waktu Yesus disalibkan, sebab ternyata  hanya 'Maria dan saudaranya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena yang berdiri dekat salib Yesus'  (Yoh 19: 25)? Apakah mereka juga bersikap seperti pemuda yang kaya itu (Mat 19)? Tak dapat disangkal, memang perempuan selalu berada di garda depan dalam realitas hidup? Ingat: peran Hawa dalam jatuihnya Adam, Sarah dalam merebut hak sulung bagi Yakub, Beersheba yang menggoalkan Salomo, Ruth, dan Maria.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami semakin berani terlibat aktif dalam karya hidup menggereja, sebab hanya dalam kehadiranMu, kami dapat bertumbuh dan berkembang dalam kebersamaan hidup, terlebih dalam mengenal Engkau, yang hadir secara nyata dalam diri sesama kami.  Amin.




Contemplatio :

'Perempuan-perempuan itu  melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening