Pesta Kelahiran Maria, 8 September 2014


Mik 5: 1-4  +  Mzm 13  +  Mat 1: 1-16

 

 


Lectio :

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.  Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,  Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,  Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,  Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,  Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,  Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,  Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,  Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,  Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,  Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,  Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,  Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

 

 

 

Meditatio :

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Yesus mendapatkan legitimasi sebagai keturunan Daud, sebenarnya bukan karena Maria, melainkan karena Yusuf. Yusuf adalah anak Yakub, yang bila diurut ke atas akan sampai pada diri raja Daud.

Namun tak dapat disangkal, bahwa dari Betlehem muncul Seorang Tuhan yang ada semenjak awal mula. 'Hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. Ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan. Ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi' (Mik 5: 1-3).

Maria adalah seorang perempuan yang menghadirkan Tuhan Allah. Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku, menurut perkataanMu adalah sebuah jawaban yang benar-benar membiarkan Allah tinggal di tengah-tengah umatNya. Allah yang hadir di tengah-tengah umatNya secara kasad mata dalam diri Yesus dimulai ketika Maria mengandung sang Bayi di dalam rahimnya; tetapi telah lebih dahulu diawali kehadiranNya dalam hati sang bunda Maria tetap perawan ini.

Pesta kelahiran Maria sebenarnya hanya mengingatkan bahwa Maria adalah bagian dari sejarah manusia. Dia pernah lahir dalam keluarga Yoakhim dan Anna. Mereka tidak termasuk keluarga raja. Mereka tidak diperhitungkan. Namun tak dapat disangkal, kelahiran dan keberadaan Maria menyumbangkan sesuatu yang indah dalam keluarga Daud, karena kemauan dan keberaniannya menjadi ibu Tuhan. Maria menjadikan Betlehem bersorak-sorai, karena kelahiran Anak yang dikandungnya. Semuanya itu tidak bisa dilakukan oleh seorang keturunan Daud, raja yang hebat. Namun semua bisa terjadi karena keberanian seorang perempuan menjawabi kehadiran sang Ilahi. Dia, Maria, yang tak diperhitungkan dalam sejarah manusia, telah memberi sumbangan yang mulia kepada sang raja, yakni kelahiran Sang Raja Mulia.

Pesta Kelahiran Maria adalah perayaan syukur bahwa seorang anak rakyat memberikan dan menjaga keagungan sang raja Israel; sebuah perayaan Maria yang ada karena kemauan Tuhan Allah sendiri.

 

 

 

Collatio:

Bagaimana dengan kelahiranku di tengah-tengah keluarga. Kelahiranku dikehendaki keluarga, sehingga aku benar-benar terpanggil untuk membawa sukacita bagi keluarga? Bagaimana sikap keluarga terhadapku, mereka juga membuat aku selalu bergembira? Akulah yang harus membuat keluarga bahagia dan bersukacita, dan bukannya mereka.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, kiranya status keberadaan dan kemampanan hidup tidak membuat kami menjadi sombong, tetapi biarlah kehadiran kami sungguh- sungguh mendatangkan sukacita dan berkat baik bagi keluarga maupun orang-orang di sekitar kami.

Santa Maria, doakanlah kami agar dapat meneladani engkau. Amin

 

 

Contemplatio :

'Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham'.

 

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening