Rabu dalam Pekan Biasa XV, 24 September 2014


Ams 30: 5-9  +  Mzm 119  +  Luk 9: 1-6

 

 

 

Lectio :

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.  Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,  kata-Nya kepada mereka: "Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.  Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.  Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka."

Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

 

 

 

Meditatio :

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit; dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang. Yesus memberikan segala kebaikanNya,  bukan saja untuk dinikmati oleh mereka yang menerimanya, tetapi juga diminta untuk berani membagikannya kepada siapapun. Segala pemberian dan karunia Allah adalah untuk mengembangkan tubuh mistikNya yang satu dan kudus. setiap oranag dipanggil untuk berani berbagi kasih. 

'Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju', tegas Yesus. Bekal yang diberikanNya sudahlah cukup; sebab tak jarang aneka perbekalan semacam itu mempersulit sseeorang yang hendak mewartakan kabar sukacita. Bukan sekedar sarana bekal, malahan perhatiannya bisa berbalik pada aneka perbekalan, dan bukannya tugas perutusan yang diembannya dari Yesus Kristus sendiri. 'Apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ'. Penerimaan orang-orang yang berkehendak baik adalah jawaban hati yang merindukan keselamatan. Sebab bukankah keselamatan itu adalah sebuah pilihan? Keselamatam diberikan oleh Allah, tetapi setiap orang dipanggil untuk berani menanggapinya dengan sepenuh hati. Ketidakmauan mendengarkan sabda dan kehenak Allah adalah sebuah penolakan terhadap keselamatan itu sendiri. Karena itu, 'kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka'.  Keselamatan tidak bisa ditawar-tawar: hari ini sabda Tuhan diperdengarkan, hari ini juga setiap orang harus berani mengaminiNya. Bersabdalah ya Tuham, hambaMu siap mendengarkan, sebuah jawaban yang seharusnya dikumandangkan oleh setiap orang yang percaya kepadaNya.

Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

 

 

Collatio :

          Kita pun adalah orang-orang yang mengenal Kristus, karena karya pewartaan iman yang disampaikankepada kita. Pasti kita berbeda satu dengan lainnya dalam cara menerimanya, baik waktu atau pun di mana kita menerimanya. Kiranya yang amat penting adalah bagaimana kita menikmati sabdaNya yang telah disampaikan kepada kita, dan kita beroleh kasihNya. 'Sabda Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta' (Ams 30: 5-6). Sabda Tuhan melindungi kita umatNya, karena  kehendakNya kita utamakan. Barangsiapa mengutamakan kehendakNya, Dia akan melindungi dan menyertai, karena kita memang membiarkan Dia berkuasa dalam hidup kita..

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, sabdaMu memang abadi. Ajarilah kami untuk berani mendengarkan dan melaksanakannya, agar kami boleh menikmati kehadiranMu. Beranikanlah kami juga untuk berbagi kasih dengan sesama kami. Amin.

 

 

Contemplatio :

'Kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka'.  

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening