Selasa dalam Pekan Biasa XVIII, 9 September 2014


1Kor 6: 1-11  +  Mzm 149  +  Luk 6: 12-19

 

 

Lectio :

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.  Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:  Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,  Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,  Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.  Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

 

 

 

Meditatio :

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.  Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:  Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,  Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,  Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. Adakah kaitannya antara Yesus tindakan semalam-malaman berdoa dengan pemilihan keduabelas rasul? Mengapa yang dipilih hanya duabelas orang? Bukankah adanya banyak murid akan semakin memberi kemungkinan komunitas semakin tumbuh dan berkembang, dikenal banyak orang? Apa standarisasi yang dipakai Yesus untuk memilih kedua belas rasul itu? Ukuran minimal apa yang dipakai Yesus, sehingga seseorang terpilih sebagai rasul? Tidak disangkal, Yesus pasti mengenal mereka satu per satu.

Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.  Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya. Apa tugas para rasul dalam karya pelayanan Yesus ini? Mengapa mereka tidak banyak berperan?  Bukankah mereka baru saja terpilih? Apakah mereka sunggung-sungguh tidak tahu apa-apa yang harus dikerjakan, atau terlalu sedikit peran mereka sehingga tidak perlu ditulis dalam Injil?

 

 

 

 

Collatio:

Kita tidak tahu mengapa Yesus memilih keduabelas rasul tadi.  Standard apa yang digunakan tidak disampaikanNya kepada khalayak. Yang pasti mereka adalah orang-orang layak di hadapanNya. Kalau pun dahulu mereka adalah orang-orang jahat, tetapi padaa saat itu juga mereka dipilih dan dikuduskanNya. Paulus pun mengutip sikap Yesus itu dengan mengatakan: kalau 'beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu, seperti pencuri dan pemabuk, tetapi sekarang kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita' (1Kor 6: 11). Tentunya demikian kita juga yang telah diperbaharui dalam kematian dan kebangkitanNya; kita adalah orang-orang yang dikuduskanNya. Kita nikmati kekudusanNya itu.

 

 

Oratio :

Yesus Kristus, Engkau telah menguduskan kami berkat kematian dan kebangkitanMu. Ajarilah kami selalu untuk setia menikmati karuniaMu yang indah itu, agar kami merasakan keselamatan yang berasal daripadaMu. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Mereka datang untuk mendengarkan Dia'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening