Rabu dalam Pekan Biasa XXIX, 22 Oktober 2014


Ef 3: 2-12  +  Mzm  +  Luk 12: 39-48

 


 

Lectio :

Pada hari itu berkatalah Yesus kepada para muridNya: "ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.  Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."  Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"  Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.  Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,  maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.  Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

 

 

Meditatio :

'Ketahuilah ini: jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar'. Benarlah, siapakah yang mau rumahnya dibongkarnya?  Demi keamanan, baiklah setiap orang berani berjaga. Berjaga itu mengandaikan tidak terbatasnya ruang dan waktu, melainkan kesiapan hati dan budi untuk menyambut segala yang akan terjadi.    'Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan', tegas Yesus. Kapan itu terjadi, Yesus pun tidak memberitahu. Anak Manusia datang pada saat yang tidak terduga-duga.

'Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.  Aku berkata kepadamu: sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.  Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,  maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.  Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan'. Sebuah perumpamaan yang amat mudah dimengerti, yang meminta kita untuk selalu berani bertanggungjawab.

'Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'. Adakah dari antara kita yang hendak melarikan diri dari kepercayaan yang kita miliki? Atau tidak mengakui bahwa kita tahu banyak hal, terlebih kehendak dan kemauan Tuhan? Sebagaimana pohon besar semakin banyak menerima angin dibanding dengan tanaman kecil, demikian juga dalam kehidupan sehari-hari. Jujur saja, adanya banyak hal yang kita terima dari Tuhan. Kita nikmati segala yang indah dan baik, yang diberikanNya kepada kita. Kita bagikan juga kepada orang lian, karena memang pelbagai anugerah yang diberikan Tuhan itu dipergunakan dengan inteni untuk pembangunan Gereja umat Allah yang kudus. keberanian kita membukan tandon air kehidupan, memungkinkan kita menerima aneka hal baru, yang semakin menyemangati hidup kita ini.

 

 

 

Oratio :

Yesus Kristus, ajarilah kami untuk selalu berani bersyakur dan bersyukur kepadaMu. Sebab dengan beryukur, kami merasakan belaskasihMu dan kami akan semakin mendapatkan aneka tambahan berkat yang melimpah.

Yesus, teguhkanlah hidup kami. Amin.

 

 

Contemplatio :

'Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'.

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening