Kamis dalam Pekan Biasa XXXIV 27 November 2014

Why 18: 21-23  +  Mzm 100  +  Luk 21: 20-28

 

 

 

Lectio :

Tentang akan terjadinya kehancuran, Yesus menambahkan: 'apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat.  Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis.  Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,  dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu. Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.  Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.  Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

 

 

Meditatio :

'Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat', tegas Yesus.  'Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota'.  Kehancuran kota hendaknya memang harus dijauhi, tetapi tidaklah demikian ketika Anak Manusia menyatakan diri. 'Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali' (Luk 17: 30-31).  Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

Semuanya terjadi, karena memang 'itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis'. Tidak bisa dihindari karena semuanya itu tak ubahnya pilihan umat manusia sendiri yang tak mau diselamatkan oleh sang Pemilik kehidupan ini. Allah tidak menghendaki, tetapi sebaliknya banyak orang menginginkannya karena mengikuti kecenderungan insani melulu.  'Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,  dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu. Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.  Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang'.  Segala-galanya akan hancur dan binasa. 'Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat'. Semuanya memang tidak akan menakutkan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya, sang Empunya kehidupan ini. Mereka sudah tahu dengan pasti hanya kepada siapa mereka harus takut. Kesetiaan akan menghantar setiap orang untuk menikmati sukacita ilahi;kehancuran akan terjadi, tetapi semuanya itu tidak mengagetkan mereka orang-orang yang setia kepadaNya. Kitab Wahyu hari ini (18 dan 19) juga memberi gambaran kepada kita, betapa agung dan muliaNya sang Anak Domba, yang hanya kepadaNya kita harus berani berserah diri dan berharap kepadaNya.

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, jauhkanlah kami dari kecenderungan insani yang selalu ingin menjauh dariMu. Perteguh iman kami, agar setia dan berharap kepadaMu, sebab Engkaulah yang mendatangkan sukacita ilahi dan keselamatan bagi kami. Amin

 

Contemplatio:

'Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya'.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening