Selasa dalam Pekan Adven II, 9 Desember 2014


Yes 40: 1-11  +  Mzm 96  +  Mat 18: 12-14

 

 

 

Lectio :

Bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?  Aku berkata kepadamu: sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.  Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang'.

 

 

 

Meditatio :

'Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?  Aku berkata kepadamu: sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat'. Sebuah perumpamaan yang ingin menunjukkan betapa sayangnya gembala itu terhadap domba-domba yang dimilikinya. Yang hilang dicari dan dicarinya, karena memang sang pemiliknya sungguh bertanggungjawab, dan dia tidak mau kehilangan satu pun.  'Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang'.

Lalu apa pesan Injil hari ini, bila kita kaitkan dengan kerinduan kita akan kedatangan kembali Anak Manusia. Kedatangan sang Anak Manusia untuk kedua kalinya adalah untuk menjemput setiap orang untuk tinggal bersamaNya. Sebab memang 'Aku pergi untuk menyediakan tempat bagimu; Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada' (Yoh 14: 2-3). Pertama, tentunya jangan sampai kita menghilangkan diri dari kasih Tuhan Bapa di surga yang memperhatikan kita. Kedua, kita dengarkan suara dan panggilanNya agar kita tidak kedapatan bercacat atau bernoda pada saat kedatanganNya. Ketiga, kiranya kita perlu bersyukur dan bersyukur kepadaNya, karena Dia tidak henti-hentinya mencari dan menyelamatkan kita. Dia tidak bosan dan tidak jera-jeranya mencari dan mencari kita. Dia tidak memperhitungkan kelemahan dan keterbatasan kita, Dia tetap mencari dan memperdengarkan suaraNya, karena Dia mencintai kita.

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur atas kasihMu yang begitu besar kepada kami, kiranya kami semakin peka mendengarkan panggilanMu yang menyelamatkan, dan pada saatnya nanti kedapatan setia pada sabdaMu. Amin

 

 

Contemplatio :

'Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari kalian ini hilang'.

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening