Kamis dalam Pekan Biasa II, 22 Januari 2015


Ibr 7:25 – 8:17  +  Mzm 40  +  Mrk 3: 7-12

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea,  dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.  Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.  Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.  Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah."  Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

 

 

Meditatio

Pada suatu kali Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Maksud Yesus menyingkir pasti menjauhi dari keramaian banyak orang, tetapi malahan yang terjadi sebaliknya. Orang-orang Galilea,  juga dari Yudea,  dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan,  dari daerah Tirus dan Sidon datang orang kepada-Nya. Kedatangan mereka membuktikan bahwa Yesus memang dicari oleh bangsa-bangsa di dunia, dan bukan hanya oleh mereka, kaum Israel, bangsa yang terpilih semenjak semula itu. Mereka datang dan mencari Yesus, karena mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Mereka semua mendengar tentang pengajaranNya yang penuh kuasa dan wibawa, dan aneka mukijzat yang telah dikerjakanNya. Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Mereka sedikit menjauh, bukan untuk melarikan diri, melainkan agar dapat bergerak leluasa dalam mengajar.  Yesus yang menyembuhkan banyak orang, membuat semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.  Asal kujamah jubahNya, aku pasti sembuh.

Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya. Tanpa kata-kata sedikitpun yang keluar dari mulut Yesus, banyak roh yang takut dan merunduk di hadapanNya. Yesus Tuhan memang Penguasa atas kehidupan ini. Kehebatan Tuhan Yesus diakui dengan jujur oleh kausa kegelapan, sebab memang mereka tidak berdaya di hadapanNya.  'Engkaulah Anak Allah'. Kuasa kegelapan menyadari sungguh Allah telah menjadi manusia dan tinggal di tengah-tengah umatNya, demi keselamatan mereka semua, orang-orang yang dikasihiNya. Kuasa kegelapan tahu benar Siapakah Dia yang ada didepannya itu. Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia. Mengapa Yesus melarang mereka menyebut namaNya? Tidak pada tempatnyakah bila keselamatan diwartakan oleh kuasa kegelapan?

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, dampingi dan teguhkanlah iman kami kepadaMu, agar senantiasa menaruh harapan dan mengandalkan Engkau dalam menghadapi persoalan hidup kami. Karena Engkaulah  Sumber kasih dan keselamatan bagi seluruh umat manusia. Amin

 

 

Contemplatio :

'Yesus menyembuhkan banyak orang, dan semua penderita penyakit berdesak-desakan kepadaNya hendak menjamahNya'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening