Kamis sesudah Penampakan Tuhan, 8 Januari 2015


1Yoh 4:19 – 5:4  +  Mzm 72  +  Luk 4: 14-22

 

 

 

Lectio

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.  Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.  

Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.  Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:  "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku  untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."  Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.  Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."  Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.

 

 

Meditatio

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.  Kabar yang bagaimana yang mereka dengar tentang Dia, tidak jelas dikatakan dalam Injil ini.  Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia. Semua orang kagum dan terpsesona pada Dia. Cara dan isi pengajaranNya tampaknya amat berbeda dengan para guru lainnya.  Bukankah Dia sendiri adalah sang Sabda?

 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.  Yesus sudah mempunyai nama juga di daerahNya, maka dengan mudah orang mempercayaiNya dan meminta Dia memberikan pengajaran. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:  'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku  untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'.  Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.  Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: 'pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya'.  

Benarnya di mana? Bagaimana penggenapannya?  'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku'. Itu tampak jelas, ketika Dia menerima baptisan dari Yohanes Pembaptis, di mana Allah Bapa sendiri menyatakan hanya kepadaNya Dia berkenan.  Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.  Lalu terdengarlah suara dari sorga: 'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan' (Mrk 1: 10-11). Dia diurapi Allah, karena Allah mempercayaiNya, dan diberi tugas perutusan istimewa. Pertama, Yesus diberi kepercayaan  'untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin'. Orang-orang miskin mendapatkan perhatian utama, karena memang mereka membutuhkan bantuan dan rahmat Allah. Mereka merasa tak berdaya, dan mereka membutuhkan uluran tangan yang penuh kasih. Kedua, 'Ia telah mengutus Aku  untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan'. Orang-orang berdosa adalah para tawanan. Mereka tertawan oleh kuasa maut. Maka dalam pergaulanNya kelak, Yesus tak segan-segan bergaul dan makan bersama kaum pendosa dan para pemungut cukai, karena memang mereka adalah orang-orang yang disisihkan dari masyarakat. Ketiga, menjanjikan  'penglihatan bagi orang-orang buta dan  untuk membebaskan orang-orang yang tertindas'. Mereka perlu mendapat perhatian, karena mereka adalah orang-orang yang bersengsara. Allah menghendaki semua umatNya beroleh sukacita. Sebagaimana Allah sendiri adalah kasih, maka kasih itulah yang dibagikanNya kepada semua orang yang berseru kepadaNya. Keempat 'untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'. Sebab memang Dia datang bukan esok, tetapi hari ini; bukan tahun depan, tetapi sekarang ini. KedatanganNya membawa rahmat dan berkat bagi semua orang.

Semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya. Semuanya terasa indah karena memang Dialah Sang Sabda itu sendiri. Dan kitapun dapat ambil bagian bersamaNya, bila memang kita hidup dalam kasih sebagaimana Allah adalah kasih. Dengan tugas perutusanNya itu amatlah jelas bahwa Yesus ada bagi orang lain. Kita dapat mengikuti Dia dan menjadi murid-muridNya, bila kita mau berbagi kasih dengan sesama. Bagaimana kita dapat berbagi kasih dengan Allah yang tidak kelihatn, bila dengan mereka yang kelihatan saja kita enggan menyapanya (1Yoh 4: 20).

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami hidup seperti Engkau yang ada bagi orang lain.

Yesus kami ingin seperti Engkau.

 

 

 

Contemplatio :

'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin'.

 

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening