Minggu dalam Masa Prapaskah I, 22 Februari 2015

Kej 9: 8-15  +  1Pet 3: 18-22  +  Mrk 1: 12-15




Lectio

Sesudah dibaptis  Roh memimpin Yesus  ke padang gurun.  Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.

Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,  kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"

 

 

Meditatio

Sesudah dibaptis,  Roh memimpin Yesus ke padang gurun. Injil Markus menceritakan dengan penekanan diri Yesus sebagai seorang manusia sejati. Dia selalu berada dalam bimbingan dan tuntunan Roh Kudus Allah. Mengapa Yesus dipimpin terlebih dahulu ke padang gurun, dan bukannya langsung ke kota-kota dan desa-desa? Apakah Markus hendak menyatakan bahwa sebelum tampil dalam karya pewartaan setiap orang harus masuk dalam padang gurun terlebih dahulu. Padang gurun adalah tempat yang tidak mengenakkan.  'Di dalam Roh yang satu dan sama Ia pergi memberitakan Injil', dan bahkan 'telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh' (1Pet 3: 18-19).

Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh iblis. Benar memang, di padang gurun Yesus dihadapkan dengan dia yang melawan dan bertentangan selalu dengan kehendak Allah. Iblis adalah sebutan untuk kuasa kegelapan, kuasa yang selalu melawan kehendak Allah.  Dia tinggal empat puluh hari lamanya, sebagaimana dilakukan oleh Musa dan Elia yang berada juga di gunung sebelum turun mewartakan kehendak Tuhan.  Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar. Kehadiran Roh Allah tidak menutup kemungkinan bagi setiap orang menghadapi aneka kesulitan hidup. Angin taufan dan gelombang kehidupan tetap ada, bahkan harus berhati-hati, yang tak ubahnya tinggal di antara binatang liar yang siap menerkamnya. Namun demikian  malaikat-malaikat melayani Dia. Allah selalu memperhatikan dan melindungi umatNya.

Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah. Sepertinya Yesus harus sabar menunggu waktuNya untuk mewartakan Injil Allah. Dia tidak mau mengambil jatah yang dimiliki oleh Yohanes pendahuluNya. Mengapa Yesus membiarkan Yohanes ditangkap, dan tidak membelanya? Yesus yang adalah manusia sejati, tetapi tanpa dosa mewartakan Injil Allah, kabar sukacita tentang kehadiran Allah.  'Waktunya telah genap', karena sekaranglah saatNya Allah berbicara sendiri kepada umatNya, dan bukan dengan pengantaraan para nabiNya yang kudus. 'Kerajaan Allah sudah dekat', karena sang Sabda yang menjadi manusia telah ada di antara umatNya. Dia sudah dekat, karena belum semua orang mengenal dan menerimaNya. Kerajaan Allah adalah sebuah kondisi di mana seluruh umat manusia mengamini segala kehendak dan kemauan Tuhan, yang adalah Raja. 'Bertobatlah dan percayalah kepada Injil', sebab bertobat seseorang kembali kepada Allah, dan mengutamakan kehendakNya yang menyelamatkan. Percaya kepada Injil, karena hanya Injil adalah sabda kehendak Allah sendiri, dan dalam sabdaNya semua orang beroleh selamat; dan hanya mereka yang melakukan sabda dan kehendak Bapa yang masuk dalam Kerajaan Allah (Mat 7: 21).

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, kiranya di masa pra Paskah ini kami berani berhenti sejenak dari kesibukan sehari-hari untuk merefleksikan sikap hidup kami, agar siap menerima sabdaMu. Amin

 

 

 

Contemplatio :

'Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!'.

 

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening