Senin dalam Pekan Prapaskah II, 2 Maret 2015

Dan 9: 4-10  +  Mzm 79  +  Luk 6: 36-38





Lectio

Suatu hari Yesus berkata kepada para muridNya: 'hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.  Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu'.

 

 

 

Meditatio

'Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati'. Inilah permintaan Yesus kepada para murid, kepada kita semua. Murah hati adalah suatu sikap yang memberi dan memberi, tanpa memperhitungkan keterbatasan dan kelemahan seseorang yang hendak mendapatkan dan menikmati belaskasihnya. Contohnya,  'janganlah kamu menghakimi, bukan hanya supaya  kamu pun tidak akan dihakimi. Janganlah kamu menghukum, bukan hanya supaya  kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah  bukan hanya supaya  kamu diampuni; dan berilah bukan hanya supaya kamu akan diberi. Sebab memang tak jarang,  'suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu,  sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu',  dan bahkan lebih dari itu, tak jarang memang susu dibalas dengan tuba. Kita berbuat baik kepada seseorang, tetapi kita tidak mempunyai hak meminta orang itu berbuat baik kepada kita. Kiranya perumpamaan tentang sang pemilik kebun anggur yang murah hati (Mat 20) menjadi fokus perhatian untuk memaknai kemurahan hati yang terbuka bagi setiap orang.

Kepercayaan bahwa Tuhan Allah itu murah hati akan semakin meringankan langkah hidup kita untuk berani berjuang, dan sekaligus tidak membuat takut bagi setiap orang yang telah jatuh ke dalam dosa untuk kembali kepadaNya dan menikmati belaskasihNya (Dan 9: 4-10).

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ubahlah cara hidup kami untuk menjadi berkat bagi sesama, sebagaimana Engkau sendiri yang adalah tanda ilahi bagi umat manusia. Amin.

 

 

 

 

Contemplatio :

'Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati'.










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening