Kamis dalam Pekan Paskah III, 23 April 2015

Kis 8: 26-40  +  Mzm 66  +  Yoh 6: 44-51

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus berkata kepada mereka yang mendengarkan pengajaranNya: 'tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.  Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.  Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup.  Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati.  Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia'.

 

 

 

Meditatio

'Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman', tegas Yesus kepada mereka yang mendengarkanNya. Apakah memang ada orang yang tidak ditarik oleh Bapa di surga? Tidak ada. Semua orang diajakNya untuk beroleh keselamatan yang memang diberikan hanya melalui PuteraNya sendiri yang datang ke tengah-tengah  umatNya.  'Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: mereka semua akan diajar oleh Allah; dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku'. Apakah pasti datang? Ya pasti, karena memang kehendak Allah hanya terjadi melalui Dia sang Empunya Kerajaan Surga; walau tak dapat disangkal ada juga orang-orang yang lebih menyukai kegelapan daripada terang (Yoh 1).  'Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa', tambah Yesus. Entah kenapa Yesus tiba-tiba berkata melihat Allah,  padahal baru saja Dia menyatakan bahwa mereka mendengarkan pengajaran Allah, dan bukan melihat. Penyataan Yesus sepertinya hanya ingin menegaskan bahwa mereka selama ini belum pernah berhadapan muka dengan Tuhan Allah yang mengajar mereka. Namun sekali lagi bukan soal melihat dalam keselamatan, melainkan percaya dan percaya. Karena itu, sekali lagi Yesus menegaskan:  'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal'.

Pengalaman seorang Sida-sida (Kis 8) kiranya semakin mengingatkan kita, bahwa memang keselamatan itu disampaikan kepada setiap orang. Hanya dengan percaya, sida-sida itu meminta dirinya dibaptis oleh Filipus. Dia meminta karena dia yakin keselamatan yang dibawa oleh Yesus Kristus, sebagaimana dinubuatkan oleh Yesaya sungguh-sungguh yang dia butuhkan dalam hidupnya. Sida-sida itu memang bukan orang Israel, tetapi dia benar-benar seorang yang berasal dari luar kawanan domba yang hendak dituntun oleh sang Gembala Agung menuju padang rumput yang hijau, sebagaimana yang hendak kita renungkan Minggu Panggilan nanti.

'Akulah roti hidup', tegas Yesus menyatakan siapakah diriNya. Kalau, 'nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati',  karena manna itu adalah mukijizat yang diberikan Allah kepada bangsa Israel dalam pengembaraannya dari tanah Mesir. Namun, 'inilah roti yang turun dari sorga,  roti yang sesungguhnya, yang mana barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati'. Roti yang mana?  'Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia'. Yesus semakin mengkonkritkan makna Roti hidup yang sesungguhnya itu. Bila sebelumnya penegasan roti hidup sebatas pada kebutuhan dasar setiap orang untuk makan dan minum, demikian juga kebutuhan akan kepercayaan, maka kali ini Yesus semakin menjabarkan bahwa diriNya memang adalah Roti hidup yang diberikan Allah Bapa kepada dunia, yakni DagingNya sendiri, Tubuh dan DarahNya.

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, Engkau memang menghendaki kami semua orang beroleh selamat. Engkau malahan menarik kami untuk datang dan mengenal sabda dan kehendakMu. Ajari kami untuk semakin berani mengaminnya dalam kehidupan sehari-hari. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman'.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening