Rabu dalam Pekan Paskah IV, 29 April 2015


Kis 12:24 – 13:45  +  Mzm 67  +  Yoh 12: 44-50

 

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;  dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.  Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.  Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.  Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.  Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.  Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku'.

 

 

 

Meditatio

'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;  dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku', tegas Yesus. Percaya dan melihat Yesus itu berarti percaya dan melihat Da yang mengutusNya. Bagaimana bisa dimengerti?  Karena Aku dan Bapa adalah Satu, sebagaimana yang kita renungkan kemarin.  'Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan'.  Orang yang percaya kepada Anak Manusia akan beroleh keselamatan. Dia tidak berada dalam kegelapan, karena dia berusaha mengamini sabda dan kehendak Tuhan. Sabda Allah menyelamatkan umat manusia. Orang yang setia pada sabda Allah secara otomatis dia menjauhi segala kejahatan, dan mampu mengendalikan dirinya. Sekali lagi karena Allah sendiri ada dalam diri orang itu.

Sebaliknya,  'jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, dan barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. Firman yang bagaimana? Seluruh firman yang pernah disampaikanNya, karena memang keselamatan hanya datang dari bangsa Yahudi (Yoh 4: 22). Dia adalah Allah yang menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah umatNya.  Mengapa sabdaNya amat menentukan?  'Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.  Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku'.

Seperti semenjak semula Yesus datang adalah untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Yang hilang dicariNya, yang lemah digendongNya. Allah tidak menghendaki seorang pun dari umatNya hilang dan binasa.   'Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya'.

 

 

 

Oratio :

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami untuk mendengarkan SabdaMu. Sebab sabdaMulah yang memang menghantar setiap orang menuju keselamatan. Yesus, jadikanlah kami pendengar dan pelaksana sabdaMu.

Santa Katarina, doakanlah kami. Amin.

 

 

 

Contemplatio :

'Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku'.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening