Jumat dalam Pekan Paskah VI, 15 Mei 2015


Kis 18: 9-18  +  Mzm 47  +  Yoh 16: 20-23

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus berkata kepada mereka, para muridNya: 'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.  Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.  Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu.  Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku'.

 

 

 

Meditatio

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita'. Penegasan Yesus kepada para muridNya yang ditinggalkan. Secara insani mereka akan bersedih dengan kepergianNya, karena tidak bersma-sama mereka lagi Yesus sang Guru, dan itulah memang yang dikehendaki dunia, yang hendak menguasai mereka, tetapi sebaliknya sukacita mereka akan semakin tumbuh dan berkembang karena Yesus akan hadir dalam RohNya  yang kudus. Dia hadir sendiri dalam RohNya. 'Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya' (Mrk 16), sebagaimana kita renungkan dalam hari Kenaikan kemarin.  'Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia'. Derita dan sakit memang tak jarang harus dihadapi oleh setiap orang, yang semuanya itu adalah sarana untuk mencapai sukacia. Malam gelap kehidupan sepertinya harus dilewati oleh setiap orang untuk mencapai sukacita mulia, minimal orang harus berani duduk manis seperti anak-anak kita yang harus belajar dalam menghadapi ujian. Tidak mengenakkan, tetapi akan membawa sukacita.  'Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu.  Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku'.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, semangatilah kami agar siap selalu menghadapi malam gelap kehidupan, malam yang tidak mengenakkan dan sakit. Teguhkanlah kami dengan Roh KudusMu agar kami dapat menikmati sukcita yang membahagiakan bersamaMu. Amin.

 

 

 

 

Contemplatio

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita'.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening