Kamis dalam Pekan Paskah VII, 21 Mei 2015

Kis 23: 6-11  +  Mzm 16  +  Yoh 17: 20-26




Lectio 

Dalam doaNya kepada Bapa, Yesus berseru: 'bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;  supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.  Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka'.




Meditatio

'Bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka', tegas Yesus dalam doaNya kepada Bapa di surga. Bukan hanya bagi orang muridNya yang berkumpul dalam perjamuan malam itu Yesus berdoa, tetapi juga untuk semua orang yang percaya kepadaNya, tentunya termasuk untuk kita. Mengapa bukan hanya untuk para muridNya? Kristus Yesus tidak hanya ingin membentuk komunitas, tetapi membangun sebuah Gereja, Umat milik Allah. Karena itu Dia mendoakan dan meneguhkan orang-orang yang percaya kepadaNya, yakni mereka yang berkeinginan untuk mendapatkan keselamatan.

Aku berdoa bagi mereka, pertama 'supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita'. Yesus menghendaki agar semua orang yang percaya kepadaNya menjadi satu. Kesatuan yang dimaksudkan bukanlah perkumpulan, melainkan Allah hadir selalu dalam diri kita, dan kita tinggal dan hadir dalam kasihNya, yang semuanya itu seperti yang dialami Yesus sendiri. Kedua, 'supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku'. Kepercayaan mereka terhadap Yesus sebagai UtusanNya akan mempermudah mereka semua untuk menikmati keselamatan. Sebab Dialah Keselamtan kita. Hanya dalam Yesus Tuhan ada keselamatan. 

'Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku'. Yesus mengulang kembali doaNya kepada Bapa, sembari menegaskan bahwa segala yang dinikmatiNya dari Bapa supaya dinikmati juga oleh semua orang yang percaya kepadaNya. Yesus tidak membedakan diriNya sebagai Penyelamat dengan mereka yang diselamatkan. Semuanya adalah satu dalam keselamatan. Kita menjadi serupa dengan Allah bukan lagi sebagai suatu kemungkinan, melainkan sebuah kesempatan, karena memang Yesus Tuhan menghendakinya. 

'Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan'. Yesus menghendaki agar semua orang, kita semua, selalu ada bersamaNya; juga menikmati keselamatan yang ada dari kekal sampai kekal. Kemauan Allah adalah agar kita semua ada di dalam Dia, dan menjadi sama seperti Dia yang adalah mulia dan kekal. 

'Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka'. Betapa indahnya hidup percaya kepada Tuhan Allah sang Empunya kehidupan, yang tampak nyata dalam diri Yesus Kristus. Percaya kepada Tuhan Allah berarti menikmati keselamatan. Keunggulan percaya kepada Yesus berarti kita tidak meraba-raba lagi siapakah Tuhan Allah sang Empunya kehidupan itu. Kalau dahulu Ayub pernah percaya: aku tahu Penebusku hidup, dan setelah badanku hancur aku akan melihat Dia dengan mata kepalaku sendiri, kini kita tahu siapakah sang Penebus yang dimaksudkannya itu. Dialah Kristus Putera Allah yang hidup. Dia telah mempertaruhkan nyawa demi keselamatan kita.




Oratio

Ya Yesus, teguhkanlah hati dan budi kami untuk semakin hari semakin percaya kepadaMu, sebab hanya dalam namaMu adalah kehidupan dan keselamatan, dalam namaMulah ada kebangkitan dan kemuliaan.
Yesus Kristus, kami ingin selalu bersamaMu. Amin.




Contemplatio 

'Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku'.










Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening