Selasa dalam Pekan Paskah VII, 19 Mei 2015

Kis 20: 17-27  +  Mzm 68  +  Yoh 17: 1-11



Lectio 

Suatu hari Yesus menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.  Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.  Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.  Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.  Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.  Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu.  Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu  dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu".



Meditatio

"Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau". Itulah doa Yesus kepada Bapa di surga. Segala-galanya ada waktunya; dan kini saatnya untuk mempermuliakan Bapa di surga. Bagaimana caranya? Bergantung di kayu salib. Karena di kayu salibNya yang kudus, Yesus mempermuliakan Bapa yang mengutusNya; dan pada saat itu Allah mempermuliakan sang Putera, karena memang Dia datang hanya untuk melakukan kehendak Bapa.   "Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya". Yesus berbicara sebagai seorang ketiga. Dia berkata demikian karena memang Allah menghendaki semua orang beroleh selamat. Adakah penyataan itu dimaksudkan untuk beberapa orang yang tidak menerima keselamatan? Atau memang ada orang-orang yang tidak diselamatkan? Minimal seperti Injil kemarin Yudas Iskariot yang tidak mau menikmati kasih Allah dan tidak mau tinggal dalam kasihNya akan menikmati kebinasaan.  

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus". Sungguh benar memang. Karena hanya orang-orang yang percaya kepada Tuhan akan beroleh keselamatan. Sebab memang keselamatan itu hanya ada dalam Tuhan Allah sang Empunya kehidupan itu. Dan inilah kebenaran yang akan terus dikumandangkan oleh Roh Kudus, yang memang datang hendak menginsafkan dunia. 

"Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada". Kembali Yesus meminta Bapa untuk mempermuliakanNya. Apakah permintaan Yesus ini disampaikan bertentangan dengan jadwal yang sudah ditentukan? Tidak juga. Sama seperti kemarin, di mana Yesus meminta Bapa untuk memelihara para muridNya, demikian juga hari ini Yesus menegaskan bahwa kehendak Allah yang dari kekal sampai kekal itu akan segera terlaksana. Tuhan Allah tidak akan menunda-nunda rencana keselamatan bagi umatNya. "Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu". Apakah Yesus meminta balas budi dari Bapa? Tidak. Sekali lagi semua itu dinyatakan, karena memang Dia adalah pelaksana sabda dan kehendak Bapa di surga. 

"Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu.  Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku". Apakah dengan penyataanNya ini berarti Yesus membuat laporan kepada BapaNya? Walau Yesus tetap memurnikan iman kepercayaan para muridNya, seperti yang kita renungkan kemarin, Yesus tetap bangga akan sikap para muridNya. Tuhan selalu bangga akan kepercayaan umatNya. Mengapa? Karena sekali lagi Allah menghendaki tidak seorang pun dari umatNya hilang dan binasa. "Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu  dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka". Alasan inilah kiranya yang juga menguatkan permintaan Yesus kepada Bapa, agar Bapa memelihara mereka. Sekali lagi, segala milik Allah Bapa adalah milik sang Putera, dan juga sebaliknya. Karya keselamatan itu berlangsung dari kekal sampai kekal. 

"Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu". Karena itu, lindungi dan pelihara mereka selalu. Sebab mereka telah Aku utus, sebagaimana Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia. Biarlah mereka terlibat dalam karya pengutusanKu, supaya mereka tinggal dalam Aku, dan Aku tinggal dalam mereka.

Doa Yesus kepada Bapa bagi para muridNya menunjukkan sungguh bahwa Yesus sungguh-sungguh mempunyai hati terhadap mereka, terhadap semua orang yang percaya kepadaNya.




Oratio

Ya Bapa, teguhkanlah hati kami dalam dunia yang tidak menentu itu, apalagi seringkali menantang agar kami berbalik kepada mereka. Buatlah kami menjadi pewarta-pewarta cinta kasihMu. Amin.




Contemplatio 

'Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku'.








Oremus Inter Nos, 
Marilah kita saling mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening