Hari Selasa Biasa Pekan XVII, 28 Juli 2015


Kel 33: 7-11  +  Mzm 103 +  Mat 13: 36-43



Lectio

Pada suatu hari Yesus pun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."  Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;  ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.  Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.  Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.  Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.  Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.  Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

 

 


Meditatio

'Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;  ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.  Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.  Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.  Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.  Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.  Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka'.

Di akhir jaman sepertinya memang terjadi pemisahan, antara mereka memihak kebenaran dan mereka yang melakukan kejahatan. Yang melakukan kebenaran akan bercahaya seperti matahari, sebaliknya mereka yang jahat akan dicampakkan ke dalam dapur api. Di akhir jaman akan ada pemisahan antara kawanan kambing dan domba (Mat 25), antara ikan yang baik dan  ikan yang tidak baik (Mat 13). Mengapa harus terjadi pemisahan? Mengapa harus terjadi pemisahan? Dia benar-benar datang ke dunia, bukannya membawa damai tetapi pedang, sebab Dia memisahkan yang satu dengan lainnya. Mengapa Yesus memisahkan mereka semua, atau juga kita?  Namun tak dapat disangkal, Dia malah menyatukan kita dengan satu syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi, yakni mendengarkan dan melaksanakan sabda dan kehendakNya. Barangsia mendengarkan kehendak Bapa, dialah saudaraKu, dialah saudariKu, dialah ibuKu. Dia tidak mengatakan yang menerima banyak anugerah yang mendapatkan keselamatan, melainkan yang melakukan sabda dan kehendakNya.  

'Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!'.

 

 

 

 

Oratio

Yesus Kristus,  dampingilah kami selau dengan terang Roh Kudus, agar kami semakin memahami sabda dan kehendakMu. Ajarilah kamu untuk selalu mengutamakan sabdaMu dalam hidup ini, sebab kami cenderung menjadi orang-orang yang kaya akan aneka karuniaMu, tapi kami enggan menjadi orang-orang yang kaya akan sabdaMu. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!'.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening