Selasa dalam Pekan Biasa XXVII, 6 Oktober 2015

Yun 3: 1-10  +  Mzm 130 +  Luk 10: 38-42

 

 

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."  Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

 

 

 

Meditatio

Pada suatu kali ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung.  Kampung mana itu, tidak disebutkan oleh penulis Injil. Mengapa Yesus singgah di kampung itu? Apakah Yesus bersama para muridNya merasa capek? Atau memang ada intensi tertentu? Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.  Mengapa Marta menerima Yesus? Apakah keluarga itu sudah mengenal sang Guru? Apakah mereka hanya pernah mendengar tentang Orang Nazaret ini sehingga mereka berani mengundang ke rumahnya?   Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Marta sepertinya lebih berperan dalam keluarga itu, sehingga Marta disebutkan pertama kali dalam cerita ini. Siapakah dari antara mereka yang lebih berusia? Marta atau Maria?  Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,  sedang Marta sibuk sekali melayani. Dua tipe perempuan, kakak beradik yang berbeda satu dengan lainnya.   

'Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku', pinta Marta kepada Yesus. Mengapa Marta menuntut Yesus sebagai Dia yang tidak peduli? Bukankah lebih baik dia meminta Maria sendiri untuk sebentar membantunya? Mengapa Marta meminta Yesus supaya menyuruh Maria membantu dirinya? Apakah semua ini malah menunjukkan keakraban seorang Marta dengan Yesus, sebab kalau tidak akrab tentunya Marta tidak akan berani berkata demikian kepada sang Guru, yang adalah Tuhan? Namun tak dapat disangkal, Marta merasa gelisah dengan sikap Maria yang tidak mau tahu dengan kesibukan dirinya; Maria hanya duduk berdiam diri mendengarkan pengajaran sang Guru.

'Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara', tegas Yesus kepada Marta. Marta kuatir dan gelisah memang benar. Marta menyusahkan diri benar juga, karena dia sibuk dan sibuk bekerja melayani. Tetapi benarkah kita berdiam diri, kalau mendapat tamu seorang yang seagung sang Guru?  'Tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya'. Mendengarkan Yesus adalah bagian terpenting dalam hidup setiap orang yang percaya dan bukannya banyak kegiatan yang dapat kita lakukan, dan bahkan kalaupun itu kita intensikan kepadaNya. Yesus datang bukan untuk dilayani. Yesus hanya meminta kita untuk mendengarkan sabdaNya, sebab dengan mendengarkan sabdaNya, kita dapat mengenal kehendakNya. Hanya dengan membaca kitab suci, kita akan mengenal sabda dan kehendak Tuhan. Mengenal kehendak Tuhan bukannya hanya dengan berdoa dan berdoa, entah itu aneka bentuk doa seperti rosario, novena  atau dengan  menggunakan bahasa roh, ataupun dengan mengadakan aneka bentuk bakti sosial, tetapi mengenal kehendak Tuhan hanya dengan berani duduk diam mendengarkan sabdaNya sebagaimana dilakukan oleh Maria. Mengutamakan kehendak Tuhan Bapa di surga sungguh-sungguh mendatangkan berkat Tuhan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Itulah yang dilakukan Yunus sebagaimana diceritakan dalam kitabnya (3: 1-10).




Oratio

Ya Yesus Kristus, bantulah kami agar mampu mengutamakan Engkau dalam hidup kami, yakni setia mendengarkan sabdaMu, sehingga kami semakin mengenal kehendakMu. Amin

 

 

Contemplatio

'Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya'.

 

 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening