Rabu dalam Pekan Biasa XXXIV, 25 November 2015


Dan 5: 1-6  + Mzm  +  Luk 21: 12-19

 



Lectio

Kata Yesus kepada para muridNya dalam kotbahNya tentang akhir jaman: 'sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena namaKu. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena namaKu. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.

 

 

 

Meditatio

'Sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena namaKu'. Mengapa Yesus mengatakan seperti itu?  Sebelumnya Yesus berkata-kata tentang hancurnya Yerusalem, dan terjadinya perang antar bangsa yang satu dengan lainnya. Segala-galanya akan berlalu. Kini Yesus mengingatkan para murid, bahwa mereka akan mengalami penganiayaan dan juga akan diadili di depan mahkamah penguasa saat itu. Apakah ini untuk menakuti atau untuk menguji kesetiaan muridNya? Yesus tidak menakuti-nakuti, tetapi Yesus ingin mengingatkan para muridNya untuk selalu mengandalkan Tuhan di dalam setiap tugas mereka, terlebih ketika sedang dianiaya. Semuanya akan terjadi, dan 'hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi'. Setiap  orang yang mengenal Yesus hendaklah menjadi saksi bagi orang lain, apalagi muridNya, akan pengalaman dan imannya dalam pengenalannya akan Tuhan dalam hidupnya. Bersaksi tentang Kristus hendak menunjukkan bahwa adanya keuntungan tersendiri dalam mengikuti Kristus, walau tak dapat disangkal salibNya juga harus dipanggul oleh orang-orang yang percaya kepadaNya.

'Tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu'. Kita, murid-murid Yesus diminta untuk berani dalam bersikap ketika dihadapkan pada persoalan, tidak perlu khawatir dalam membela diri atau berbicara, karena Dia sendiri yang akan mendampingi dan memampukan setiap orang yang percaya kepadaNya dalam menyelesaikan setiap perkara. Para murid tidak ditinggalkan seorang diri. Yesus akan mendampingi mereka selalu. Dan yang menarik, bahwasannya 'kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena namaKu'. Perlawanan berasal dari dalam keluarga, dari orang-orang yang terdekat. Apakah karena penyataan Yesus ini, maka paus Fransiskus baru-baru ini mengatakan bahwa pengampunan diawali dari dalam keluarga? Apa maksud Yesus dengan penyataan seperti ini? Apakah berarti di antara keluarga kita sendiripun akan menentang dan mengkhianati kita? Tidak mustahil memang. Bukankah Yesus sendiripun dikhianati oleh muridNya? Bukankah Yesus ditolak oleh orang-orang sekampungNya sendiri? Perlawanan dan pertentangan benar-benar terjadi hanya karena iman kita pada Yesus sang Penyelamat. Dia memang dating membawa pedang, dan bukannya perdamaian.

'Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang', tegas Yesus kepada para muridNya.  'Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.  Sungguh luar biasa, suatu janji dari Yesus bagi setiap orang yang teguh dalam iman kepadaNya. Hidup benar-benar mendapatkan kesempurnaan bila kita kedapatan setia sampai akhir hidup ini. Mengikuti Yesus memang mendapatkan kengutngan, tetapi semuanya harus dilewati dalam SalibNya yang kudus, yang memang harus kita panggul dari dalam keluarga, tempat di mana kita berasal dan hidup. Janji keselamatan!

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, mampukan kami agar berani menjadi saksiMu, tetap teguh dan setia kepadaMu ketika dihadapkan pada permasalahan. Dampingi dan kuatkan kami, ya Yesus. Amin



 

Contemplatio

'Tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu'.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening