Selasa dalam Pekan Biasa XXXIV, 24 November 2015

Dan 2: 31-45  +  Mzm  +  Luk 21: 5-11

 

 

 

 

Lectio

Pada suatu hari ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus:  "Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."  Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?"  Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.  Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera."  Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan,  dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

 

 

 

 

Meditatio

Pada suatu hari ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus:  'apa yang kamu lihat di situ, akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan'.  Mengapa Yesus berkata demikian? Apakah Yesus tidak menghendaki umatNya kagum terhadap keindahan bait Allah? Memang tak dapat disangkal, bait Allah di Yerusalem dibangun dengan megahnya, dan banyak orang kagum terhadap kemegahan dan keindahannya. Namun tidak ada yang baka di dunia ini. Semuanya akan hancur, bahkan bumi dan langit akan berlalu.  'Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?', sahut para murid ketika mendengar apa yang dikatakan Yesus. Bagaimana mereka tidak tersentak dengan penyataan itu. Bangunan yang kokoh itu ternyata akan diruntuhkan; rata dengan tanah, tidak ada satu batu yang bertumpu pada batu lain.

Pertama, 'waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan', sahut Yesus. Yesus tidak langsung menjawab pertanyaan para murid. Para murid diminta waspada.  'Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia dan saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka'. Apakah aka nada banyak serigala berbulu domba? Akan ada banyak antikris. Mereka bukan saja bersikap munafik, tetapi benar-benar menyesatkan banyak orang. Yesus mengenal mereka, karena melarang para murid mengikuti mereka. Kedua,  'apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut'.  Semuanya wajar itu terjadi. Banyak orang akan menjadi serigala bagi sesamanya.  'Semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera', tambah Yesus. Sebab bukankah saatnya bumi dan langit akan berlalu itu tidak ada orang yang mengetahui, dan tanpa disertai dengan tanda-tanda lahiriah? Bukankah seseorang juga bisa mendapatkan kecelakaan karena tidak disiplin diri, atau karena memang ada orang lain yang tidak disiplin lalu menghantam sesamanya, atau memang faktor alam? Segala sesuatu bisa terjadi.  'Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan,  dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit'.

Seperti yang ditanyakan para murid: bilamana segalanya terjadi, kita pun akan selalu bertanya dan bertanya. Namun kiranya Injil beberapa hari lalu hendaknya mengingatkan kita semua, bahwasannya  angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi (Mrk 13), di mana mengandaikan semuanya akan terjadi di saat kita masih dalam perjalanan hidup ini. Kiranya kita juga tidak usah gelisah dan gentar, bila memang kita selalu mengandalkan sabda dan kehendakNya, sebab memang segala-galanya akan berlalu, tetapi sabda dan kehendakNya tidak akan berlalu.

 

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus,  buatlah kami setia terhaddap sabda dan kehendakMu yang menyelamatkan, walau memang kami harus memanggul salib dalam mengamini sabdaMu itu. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Barangsiapa bertahan sampai akhir akan selamat'.

 

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening