Yes 45: 6-8  +  Mzm 85  +  Luk 7: 19-23







Lectio


Pada suatu hari Yohanes memanggil dua orang dari antaranya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepada-Mu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta. Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."







Meditatio


Pada suatu hari Yohanes memanggil dua muridnya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?". Yohanes menyuruh dua orang murid minimal agar kesaksian mereka tidaklah diragukannya nanti. Namun Mengapa Yohanes menyuruh mereka, mengapa tidak dirinya sendiri datang dan bertanya? Mengapa Yohanes bertanya, bukankah dia sudah mengetahui bahwa Yesuslah seorang yang dinanti-nantikan? Bukankah dia telah menubuatkanNya? Dan bukankah pada waktu pembaptisan di sungai Yordan, dia melihat langit terbuka dan Roh Allah turun atasNya? Apakah dia hendak meneguhkan para muridnya bahwa memang Yesuslah yang harus dinanti-nantikan dalam komunitas mereka, dan bukanlah dirinya?


Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepada-Mu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?". Kedua orang murid ini tidak menambahi atau mengurangi pertanyaan yang diajukan Yohanes. Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta. Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik". Yesus tidak menjawab dengan kata-kata siapakah DiriNya melainkan dengan tindakan yang dilakukan. Yesus tidak menyebut nama siapakah DiriNya, melainkan dengan perbuatan yang dilakukanNya. Yesus membuat segala-galanya baik adanya. Tuhan Allah tidak hanya ketika menciptakan segala sesuatu baik, tetapi malah lebih baik dan indah lagi ketika menebusnya. Yesus memulihkan segala yang hancur dan binasa karena kelemahan umatNya. Tuhan Allah kita bukanlah Allah yang suka menghancurkan, melainkan menyelamatkan. Allah tidak menghendaki umatNya binasa, melainkan beroleh selamat. Allah bahkan menghendaki pertobatan orang-orang berdosa untuk menikmati keselamatan.


"Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku", tegas Yesus. Sungguh kebodohan yang berlebihan bagi setiap orang yang mengenal Yesus kemudian menolakNya. Yesus bukanlah sembarang orang sama seperti kita. Dia itu Allah yang turun ke tengah-tengah umatNya. Hanya melalui Dialah semua orang beroleh selamat, karena memang Dialah Allah, dan hanya Allah yang dapat menyelamatkan. Bukan saja menolak, orang yang kecewa terhadap Yesus pun tidak akan mendapatkan keselamatan. Apakah ada orang-orang yang kecewa terhadap Tuhan? Menurut Yesus, ada orang-orang yang kecewa kepadaNya. Orang-orang yang kecewa padaNya kemungkinan adalah mereka yang tidak bisa memaksa Yesus untuk mengikuti kemauan dirinya. Mereka adalah orang-orang yang tidak setia kepadaNya.


Injil hari ini mengajak kita untuk semakin percaya kepadaNya, karena di dalam Allh ada keselamatan. 'Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini' (Yes 45). Kiranya kepercayaan akan Tuhan yang sudah mentradisi ini menjadi iman kepercayaan kita, tentunya Dia yang berjanji akan datang kembali ke tengah-tengah kita umatNya.







Oratio


Ya Tuhan Yesus, teguhkanlah iman kepercayaan kami, agar kami menikmati selalu kasihMu yang menyelamatkan, sebab hanya padaMulah ada keselamatan. Amin.







Contemplatio


'Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku'.
















Oremus Inter Nos
Marilah kita saling mendoakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening