Selasa dalam Pekan Adven I, 1 Desember 2015

Yes 11: 1-10  +  Mzm 23  +  Luk 10: 21-24

 

 

 

Lectio

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya ptersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."

 

 

 

Meditatio

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil'. Yesus setuju dengan pilihan Bapa di surga, Tuhan sang Empunya kehidupan ini, terhadap orang-orang kecil, dan bukannya kepada mereka yang cerdik dan pandai. Mengapa Yesus setuju dengan pilihan Bapa? Tentunya karena merekalah kaum kecil dan sederhana yang membutuhkan seluruh uluran belaskasih Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang membutuhkan kasih Tuhan. Yesus setuju dengan pilihan Tuhan Bapa di surga, karena memang Dia hanya melaksanakan segala yang menjadi perutusanNya. Juga bukankah Anak Manusia itu ada dalam Bapa , dan Bapa ada dalam Anak?

'Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku'. Semuanya terjadi, karena memang Yesus hanya melakukan segala kehendak Bapa. Tugas perutusanNya ke dunia memang hendak menyapa dan merangkul orang-orang yang dikasihiNya. Bukankah Dia datang untuk menyelamatkan orang yang hilang? Bukankah Dia datang bagaikan seorang dokter yang memang amat diperlukan oleh mereka yang sakit? 'Tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak'.  Anak dan Bapa adalah Satu. Namun tak dapat disangkal, ternyata kasih Tuhan dan Bapa itu dikenal oleh banyak orang,  karena  'Anak itu berkenan menyatakan hal itu'.  Anak Manusia memang malah menyatakan bahwasannya Dia datang bukan menurut kehendak DiriNya sendiri, melainkan kehendak Bapa. Segala yang dilakukan, misalnya yang buta melihat, yang lumpuh berjalan, yang tuli mendengar, semuanya adalah wujud kasih Bapa yang menyelamatkan.

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: 'berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat'. Kenapa berbahagia? Apakah karena bisa melihat keindahan alam semesta? Kemolekan dan kegagahan sesama? Berbahagialah, 'karena Aku berkata kepada kamu: banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Yang dimaksudkan Yesus adalah melihat dan mendengar secara langsung Tuhan Yesus yang hadir di tengah-tengah umatNya. Para nabi hanya mewartakan, walau tidak melihat siapakah yang memintanya itu, tetapi para murid sekarang melihat dan mendengar, dan bahkan berjumpa langsung dengan Tuhan Yesus, sang Penyelamat umat manusia. Betapa bahagianya bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus. Mari lihat, dan datanglah, undang Yesus kepada kita semua.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur karena dapat mengenal dan mengalami kasihMu, terlebih lagi bertemu dan bersatu denganMu dalam Ekaristi kudus. Ya Yesus, Engkaulah sumber kebahagiaan bagi setiap orang yang mau datang dan berharap kepadaMu. Amin

 

 

 

Contemplatio

'Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'.

 

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening