Pesta Pembaptisan Tuhan, 10 Januari 2016

Yes 40: 1-11  +  Tit 2: 11-14  +  Yoh 3: 15-16.21-22

 



Lectio

Ketika Yohanes tampil di muka umum orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,  Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api". 

Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

 

 

Meditatio

'Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang danmembuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api', tegas Yohanes kepada banyak orang yang menganggap dia sebagai Mesias. Mereka menganggap Yohanes sebagai Mesias, karena mereka menemukan gambaran Mesias dalam diri Yohanes. Namun Yohanes dengan sadar dan jujur mengakui, bahwa dirinya bukanlah Mesias. Yohanes mengakui tidak sebanding dirinya dengan sang Mesias. Dia Mesias itu amat hebat dan luar biasa. Dia Mesias malah membaptis dengan Roh Kudus dan api, tidaklah demikian dirinya yang hanya dengan air. Bagaimana konkritnya membaptis dengan Roh Kudus dan api tidak diceritakan oleh Yohanes.

Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya; dan terdengarlah suara dari langit:  'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan'. Mengapa Yesus dibaptis segala oleh Yohanes?  Malah 'akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu', tegas Yohanes. Namun dengan tegas Yesus menjawabnya 'biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah' (Mat 3). Pembaptisan Yesus adalah rencana dan program Allah. Dia turun menjadi manusia dan mentaati segala aturan kehidupan sebagai orang-orang yang percaya kepada Allah. Hanya orang-orang yang percaya kepada Allah akan mengikuti aturan main dalam hidup bersama sebagai umat beriman.

'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan'. Suara Bapa sendiri menyatakan siapakah Yesus yang hari ini menerima baptisan Yohanes. Perayaan Natal memang mengingatkan kita akan misteri karya penyelamatan. Sebuah karya Allah yang sulit kita mengerti.  Dia Allah menjadi manusia.  Dia yang dalam diriNya segala-galanya tercipta mau menjadi ciptaanNya. Dia Allah Penyelamat, lahirnya di kandang Betlehem dan terbaring di palungan. Dia Raja orang Yahudi dan tersurat dalam kitab suci tetapi mereka para ahli kitab tidak mencariNya. Namun cara inilah yang sepertinya yang dikehendaki Allah, dalam cara inilah pula sang anak akan melakukan segala yang dikehendaki Bapa. Walau tak dapat disangkal, banyak orang merayakan Natal sebatas kelahiran seorang manusia dalam ketidakberdayaan. Padahal Natal adalah cara yang digunakan Tuhan Yesus Kristus 'untuk menguduskan umat milikNya sendiri, yang rajin berbuat baik itu' (Tit 2: 14).

Apa yang dapat kita buat? Mari kita puji Dia, sebab Dia melakukan keselamatan kepada kita. PujilahTuhan, hai umat Allah. Pujilah Tuhan hai umat Allah.

 

 

 

Oratio

Yesus Kristus, lewat baptisan kami Kau angkat menjadi anak-anakMu, kiranya kami semakin bertumbuh dalam iman dan berbuah dalam hidup kami. Amin

 

 

 

Contemplatio

'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan'.

 

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening