Senin sesudah Penampakan Tuhan 4 Januari 2016

1Yoh 3:22 – 4:6  +  Mzm 2  +  Mat 4: 12-17.23-25

 



Lectio

Sewaktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.  Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,  supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:  "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, -- bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."  Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.  Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.  Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.

 

 

Meditatio

Sewaktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.  Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali. Yesus keluar dari kandangNya. Dia hendak menyambung tugas perutusan Yohanes Pembaptis. Kalau selama ini Yohanes lebih mempersiapkan bangsa Israel untuk menyambut sang Mesias, kini Dia datang sendiri untuk mewartakan kepada segala bangsa. Segala-galanya ada waktunya. Dan kini waktu bagi Yesus untuk menyatakan diriNya. Dia yang adalah Terang sebagaimana dikatakan Injil Yohanes (bab 1) hadir di tengah-tengah umatNya. Maka pada saat inilah  genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:  'tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar; dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang'. Dengan demikian, Yesus benar-benar menyadari bahwa diriNya adalah Terang bagi bangsa-bangsa. Yesus pun sadar bahwa diriNya datang bukan untuk orang-orang benar, melainkan untuk orang-orang berdosa. 'Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!'.

Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Pewartan Injil dan karya penyembuhan sepertinya menjadi satu paket dalam karya penyelamatan. Yesus tidak bicara tentang peningkatan ekonomi masyarakat. Bukankah juga banyak orang berkekurangan pada saat itu?  Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.  Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.

Kiranya yang menjadi tugas Gereja sekarang ini adalah semakin meningkatkan iman kepercayaan umatNya kepada Kristus Tuhan. Yohanes pun mengingatkan kita semua sebagaimana yang dituliskannya dalam suratnya yang pertama: 'inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita' (1 Yoh.3: 23-24). Gerakan kharismatis telah berjasa dalam pengembangan umat; hanya saja istilah yang mereka adalah penyadaran akan peran Roh Kudus dalam Gereja, dan bukannya pengembangan iman kepercayaan umat, yang memang keduanya itu dan sama. Kiranya Allah sendiri semakin merahmati umatNya dengan terang Roh Kudus agar kita semua semakin percaya kepadaNya dan mengamini sabda dan kehendakNya.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, terangilah hati dan budi kami untuk semakin mengerti akan kehadiranMu, bukan hanya untuk mukjizat dan penyembuhan, tetapi sungguh mengerti sabda dan kehendakMu.  Ya Roh Kudus, dampingi dan kuatkanlah kami selalu. Amin

 

 

Contemplatio

'Banyak orang  berbondong-bondong mengikuti Dia'.

 

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening