Kamis dalam Pekan Prapaskah I, 18 Februari 2016


Est 4: 10-19  +  Mzm 138  +  Mat 7: 7-12

 



Lectio

Pada suatu kali ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.  Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,  atau memberi ular, jika ia meminta ikan?  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi'.

 

 

 

Meditatio

'Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu'. Itulah rumusan umum yang seharusnya terjadi, bila tidak ada perlawanan. Perbuatan baik seharusnya mendapatkan balasan senyum terima kasih dan rasa syukur, karena seseorang mampu melakukan sesuatu yang indah dan luhur bagi orang lain.  Sungguh benarlah apa yang dikatakan Yesus.  'Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan'. Yesus kemudian menambhakan:  'adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,  atau memberi ular, jika ia meminta ikan?  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya'. Allah Bapa tentunya akan memberikan yang terbaik bagi seluruh umatNya, orang-orang yang dikasihiNya. Sang Pemilik tentunya akan memperhatikan segala sesuatu yang dimilikinya. Demikianlah kita orangtua yang memiliki dan bertanggungjawab atas anak-anaknya, dan tentunya juga Bapa di surga yang menciptakan seluruh umatNya.

Hanya tak dapat disangkal, yang banyak kita keluhkan adalah saat Tuhan Allah itu membuka pintu, dan memberikan apa yang kita minta: apakah Tuhan langsung memberikan atau mengulur-ulur waktu; terlebih dengan segala permintaan kita: apakah sesuai dengan kehendakNya atau tidak. Ketidakpuasan muncul memang,  jika Allah mengulur-ulur waktu dan tidak langsung menjawab kebutuhan kita, walau kita sudah hamper  tenggelam, karena perahu kita penuh dengan air. Demikian juga kalau ternyata permintaan kita tidak sesuai dengan kehendakNya yang menyelamatkan. Ester seorang ratu, dengan segala kemegahan yang dimilikinya, dia tetap mempunyai iman yang teguh. Dia berani meminta bantuan dari Allah Tuhan sang Empunya kehidupan, karena Ester percaya hanya dalam Tuhan Allah segala keinginan dan kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan indahnya (Est 4). Memang sungguh benarlah, kalau kita mendapatkan sumber air daripada kita sekedar mendapatkan aliran-aliran itu.

'Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka'. Demikian juga tentunya  'apa yang tidak engkau sukai sendiri, janganlah engkau perbuat kepada orang lain'  (Tob 4: 16).  Bukankah kita diminta untuk membahagiakan sesame kita? Cinta kasih itu mengatasi hokum; dan kita pun tentunya harus berani mendahului memberi salam sebelum orang lain melemparkan salam dan senyumnya kepada kita.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus, teguhkanlah kerinduan hati untuk selalu berjumpa dan menikmati kehadiranMu, sebab hanya dalam kasihMu, kami beroleh keselamatan, dan menikmati hidup ini dengan indahnya. Amin.

 

 

 

Contemplatio            

'Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya'.

 

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012