Rabu dalam Pekan Prapaskah I, 17 Februari 2016


Yun 3: 1-10  +  Mzm 51  +  Luk 11: 29-32

 



Lectio

Pada suatu kali ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.  Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"

 

 

 

Meditatio

Pada suatu kali ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: 'angkatan ini adalah angkatan yang jahat'. Jahat tentunya karena mereka melakukan yang tidak baik, dan menyusahkan banyak orang. Yesus tahu benar siapakah mereka itu, karena memang mengenal sungguh isi hati umatNya. Mereka ini jahat, karena memang  'mereka menghendaki suatu tanda', mereka hendak mencobai Yesus, sang Al Masih. 'Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus', tegas Yesus. Namun tak dapat disangkal, 'seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini'. Yesus mengatakan hal ini, karena Dia tahu benar akan apa yang akan terjadi pada diriNya. Dia akan ditolak oleh tua-tua bangsa Yahudi, para imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan Dia akan dibunuh, tetapi pada hari ketiga Dia akan bangkit. Yesus pun akan berada di dalam perut bumi selama tiga hari. Yesus akan dikuburkan di hari pertama dan pada hari ketiga akan bangkit. Tiga hari lamanya Yesus akan berada dalam sakrat maut guna menjadi tebusan bagi seluruh umat manusia.  

'Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo. Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus'. Semua orang mencari Salomo dan Yunus. Padahal yang ada di sini lebih dari pada Yunus, lebih dari pada Salomo. Mengapa mereka tidak mencari yang lebih besar dari Salomo dan Yunus? Apakah penampilan Yesus kurang tenar dan tidak menggugah hati banyak orang?

Tak dapat disangkal memang, Yunus hanya tampil satu kali di Niniwe dan dia langsung mengatakan pertobatan. Yunus hanya satu kali tampil, sedangkan Salamo dalam kehidupan sehari hari tampil dalam kemegahan dan kebijaksanaan yang dimiliki. Salomo tidak pernah menyampaikan aneka hal yang mengejutkan banyak orang. Tidaklah demikian dengan Yesus. Memang Yesus membuat segala-galanya baik adanya. Yang buta melihat, yang lumpuh melompat-lompat, yang bisu berbicara, tetapi tak sedikit Dia mengadakan perubahan mental terhadap hukum hari Sabat dan perlawanan terhadap hukum taurat. Tak segan-segan Yesus malah menantang mana yang diijinkan di hari Sabat membunuh orang atau menyelamatkan.

Sungguh Yesus datang dengan ajaran yang benar-benar baru dan berbeda, yaitu ajaran hukum cinta kasih. Pada jaman nabi Yunus pewartaannya membawa keselamatan bagi orang Niniwe, sekarang pewartaan Yesus melebihi pewartaan Yunus. Demikian juga Salomo yang datang dengan kebijaksaan insani yang dimilikinya dalam mengatur bangsanya. Namun tidaklah demikian dengan Yesus Kristus yang membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dia datang bukan untuk urusan bangsa dan negara, melainkan keselamatan umat manusia yang memang merindukan keselamatan bersama sang Penciptanya.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus, bukalah telinga dan lembutkanlah hati kami, agar sabdaMu ini sungguh menyadarkan kami akan karya penyelamatanMu, dan semakin berharap kepadaMu. Sebab Engkaulah yang Empunya kehidupan, yang berkuasa atas segala-galanya.  Amin

 

 

 

Contemplatio            

'Seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini'.

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening