Senin dalam Pekan Biasa V, 8 Februari 2016

1Raj 8: 1-13  +  Mzm 132  +  Mrk 6: 53-56

 



Lectio

Pada suatu kali setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.  Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.  Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.  Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

 

 

 

Meditatio

Pada suatu kali setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.  Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Ke mana Yesus pergi banyak orang mengetahuiNya. Darimana asal berita itu sehingga tersiar? Bukankah sarana komunikasi tidak secanggih seperti sekarang ini, bagaimanakah orang dapat begitu cepat mengetahui Yesus berada? Kehadiran Yesus memang selalu  bisa dirasakan oleh setiap orang yang mencariNya. Dia adalah Allah yang Tersembunyi, tetapi dapat dinikmati kehadiranNya dalam setiap peristiwa hidup.  

Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.  Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Kita dapat membayangkan bagaimana gerak Yesus yang memang tidak bisa berjalan dengan lancar. Banyak orang, khususnya mereka yang sakit menghalang-halangiNya. Mereka menghalang-halangi gerak Yesus, bukan untuk melawan dan menolakNya seperti aneka demo sekarang ini, melainkan karena mereka membutuhkan kahadiranNya yang menyalamtkan itu. Salomo dalam kitab pertama Raja-raja (bab 8), juga menceritakan betapa bahagianya bersama umat Israel menikmati kehadiran Allah sebagaimana diwujudnyatakan dalam Tabut Perjanjian yang berisikan kedua loh batu yang pernah dibawa Musa.

Semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.Tuhan mebuat segala-galanya baik adanya. Yang buta melihat, yang lumpuh berjalan, yang tuli mendengar, dan kepada mereka diwartakan kabar Allah.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Tuhan, buatlah hati kami selalu terarah kepadaMu, sehingga kami merasakan kehadiranMu yang menyertai dan menguatkan kami. Semoga aneka karuniaMu membuat kami semakin menjadi sesama bagi orang lain. Amin.

 

 

 

Contemplatio            

               Semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

 

 

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012