Kamis dalam Pekan Prapaskah III, 3 Maret 2016

Yer 7: 23-28  +  Mzm 95  +  Luk 11: 14-23

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak.  Tetapi ada di antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.  Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.  Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.  Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."

 

 

Meditatio

Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Yesus mampu melakukan semuanya itu, karena memang Dialah Allah yang berkuasa atas hidup dan mati.  Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak. Mereka heran, karena kuasa seperti itu tidak pernah mereka lihat dan alami dalam peristiwa-peristiwa kehidupan mereka. Mereka heran, karena memang hanya Dia yang mempunyai kuasa inilah dapat melakukan semuanya itu. Namun bukankah Orang satu ini adalah Guru dari Nazaret, yang memang bukan pula lulusan kaum Esseni?

Tetapi ada di antara mereka yang berkata: 'Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan'.  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.  Sekali lagi hanya Man of God yang dapat melakukan semuanya itu. Maka mereka meminta tanda-tanda lain, jikalau memang Guru dari Nazaret ini; atau malah memang Dia ini mempunyai kuasa kegelapan, sehingga mampu mengusir kuasa itu.  Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: 'setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.  Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?'. Bila demikian, berarti kebodohan sungguh orang-orang  yang mempunyai kekuatan kegelapan mau mengusir kuasa kegelapan itu juga. Bukankah berarti mereka membinasakan dirinya? Atau memang malah berpura-pura belaka, karena hanya ingin mendapatkan keuntungan? Kalau kalian menuduh Aku, kata Yesus, 'mengusir setan dengan kuasa beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu'. Karena kamu tidak mempercayai mereka. Mereka pasti akan membinasakan kalian, karena kalian mempercayainya tetapi melawan mereka. Kamu mempercayai mereka, tetapi kamu hendak membinasakan mereka, pasti kalian akan dibinasakan terlebih dahulu. Kata-kata seperti inilah yang mungkin disampaikan Yesus kepada mereka untuk memperjelas maksudNya.  

'Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu', tegas Yesus. Yesus menegaskan bahwa diriNya adalah Allah yang hidup, yang berkuasa atas seluruh ciptaan ini. Dialah Allah yang menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah umatNya.  'Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya', tambah Yesus yang menerangkan kuasa kegelapan pasti hanya dapat dikalahkan oleh Dia yang lebih berkuasa atau hidup dan mati ini. Dialah juga yang turun ke alam maut guna membebaskan umat manusia dari kuasa dosa.

'Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku, dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan'. Bersama Yesus, selalu menyatukan, sebab memang hanya dalam Dia adalah kesatuan yang indah, karena memang Dialah sang Pencipta. Dialah Empunya kehidupan ini. Kita selalu bersatu dan bersama Dia bila kita selalu berpegang pada sabdaNya. Sebab hanya orang yang mendengarkan sabdaNya dan selalu berkomunikasi denganNya; ada bersamaNya.  'Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!' (Yer 7: 23). Itulah yang disampaikan Tuhan sendiri melalui nabi Yeremia.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur karena kami boleh menikmati kasihMu yang begitu besar yang menguatkan dan memampukan kami. Amin

Contemplatio              

'Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu'.

 

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012