Sabtu Hening

Peringatan Tuhan Yesus turun ke Alam Maut

26 Maret 2016

Ibr 4: 1-9

 

 

 

Lectio

Sabda Yesus: 'janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada'.

 

 


Meditatio

Apa yang dilakukan Yesus hari ini? Hari ini adalah Hening dan Suci. Yesus Tuhan turun ke alam maut. Dia mencari para leluhur kita yang meringkuk dalam kegelapan maut. Yesus menemui mereka; dan sepertinya kepada mereka, Dia berkata: Aku perintahkan kepadamu, bangunlah kalian yang tertidur. Aku tidak menciptakan engkau untuk menjadi tawanan di alam maut. Bangkitlah dari mati. Akulah kebangkitan dan hidup (Yoh 11). Bangkitlah hai manusia, karya tanganKu; kalian dibentuk menurut citraKu (Kej 1). Bangunlah dan mari kita pergi dari sini, sebab engkau ada dalam Aku dan Aku ada dalam engkau. Bersama Kita ini Pribadi Satu. Akulah Allah atas orang hidup dan orang mati (Rom 14).

Yesus dengan rela hati mengunjungi dunia kematian, karena memang Dialah sang Empunya kehidupan ini. Kematian terjadi setelah  pemuasan diri oleh Adam dan Hawa. Kematian tidak dikehendakiNya, tetapi akhirnya terjadi juga, dan bahkan menjadi kodrat umatNya, yakni orang-orang yang dikasihiNya, setelah mereka melarikan diri dari Firdaus mulia. Kristus Tuhan menjadi Allah atas orang hidup dan mati, karena memang Allah tidak menghendaki hilangnya orang-orang yang dikasihiNya. Kalau tokh kematian akan tetap dialami oleh setiap orang, tetapi tetap dimungkinkan untuk menikmati keselamatan abadi hanya dengan percaya kepadaNya. Semua bisa terjadi dengan indahnya kalau seseorang berani mempertanggungjawabkan imannya di hadapan Dia sang Empunya kehidupan. Barangsiapa percaya kepadaKu akan hidup selama-lamanya.

Aku datang ke sini, bukan karena Aku kalah dan mati. Aku malah sengaja menyerahkan nyawaKu guna menjadi tebusan bagi seluruh umat manusia (Mat 20). Bangun dan bangkitlah, sebab 'di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal'. Sebuah permintaan yang memang amat menyenangkan dan membahagiakan boleh tinggal di rumahNya yang kudus. Ini semua adalah sebuah gambaran apa yang dilakukan Yesus hari ini dalam dunia alam orang mati. Tentunya memang tidak ada orang yang tahu;  tentang saat dan kapannya saja orang tidak tahu, apalagi di mana dan bagaimana itu terjadi. Namun tak dapat disangkal, Yesus tidak membiarkan semua orang yang diciptakan itu tenggelam dalam kegelapan maut, karena memang Dia menciptakan semuanya baik adanya. Allah pasti membuat segala-galanya baik adanya, dan tidak ingin semuanya binasa.

Bangkitlah, ayo ikut Aku. Aku ingin 'supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada'. Ada baiknya kita menikmati hari ini dalam keheningan, dan semakin memantabkan hati dan budi, bahwa Tuhan menghendaki kita semua beroleh selamat.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, teguhkanlah iman kami kepadaMu, bahwa Engkaulah sang empunya kehidupan, agar kelak kamipun dapat menikmati hidup kekal bersamaMu di rumah Bapa. Amin

 

 

Contemplatio

'Apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada'.

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012