Jumat dalam Pekan Paskah III, 15 April 2016


Kis 9: 1-20  +  Mzm 117  +  Yoh 6: 52-59

 

 

Lectio

Pada waktu itu orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: "Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan."  Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.  Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.  Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.  Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya." Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.

 

 

 

Meditatio

Pada waktu itu orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: 'bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan'. Kita pun pasti akan juga ikut bertengkar jikalau kita hidup bersama dengan mereka. Kita harus makan dagingNya? Sebuah pernyataan gila!  Maka kata Yesus kepada mereka: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu'. Yesus bukannya menerangkan dengan lembut, malah mempertajam persoalan. Makan daging dan minum darah anak Manusia adalah kewajiban bagi setiap orang yang menginginkan keselamatan.  'Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman'.  

'Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.  Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku'. Penyataan Yesus ini menambahkan, bahwasannya orang yang berani makan dagingNya dan minum darahNya, selain akan menikmati hidup kekal kelak, dia pun sekarang ini akan menikmati penyertaan Tuhan Allah sendiri. Dia akan menikmati kehadiran Allah dalam hidupnya.  Ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Suatu karunia yang amat besar dan membahagiakan. Suatu pemberian yang melebihi aneka bentuk karisma atau karunia, sebagaimana yang dinyatakan oleh Paulus (lih 1Kor 12 dan Rom 12). Sebab tak dapat disangkal, dengan karunia yang diperolehnya, seseorang dapat serentak berbuat dosa (Mat 7: 21-23), sebaliknya orang yang tinggal dalam Yesus, dan Yesus tinggal dalam dia, dia akan selalu melakukan kehendak Bapa di surga, sebagaimana yang dialami Yesus sendiri yang 'hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku'.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, bantulah kami agar hidup iman kami semakin diteguhkan dan mampu melakukan kehendakMu, yang menghasilkan buah bagi sesama. Amin

 

 

Contemplatio

'Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman'.  

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening