Kamis dalam Pekan Paskah II, 7 April 2016


Kis 5: 27-33  +  Mzm 34  +  Yoh 3: 31-36

 

 

 

Lectio

Yesus melanjutkan pembicaraanNya dengan Nikodemus. KataNya: 'siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.  Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu.  Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.  Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.  Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.  Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya'.

 

 


Meditatio

Yesus melanjutkan pembicaraanNya dengan Nikodemus. KataNya: 'siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi'. Asal muasal seseorang memang amat mempengaruhi pribadi yang bersangkutan. Asal usul seseorang bisa amat mempengaruhi dalam kata dan perbuatan, dan bahkan kharakter. Lingkungan hidup amatlah berperan dalam hidup seorang pribadi dalam kebersamaan. Demikian tentunya Yesus yang berasal dari Atas, dari Bapa;  segala yang didengarNya dari Bapa itulah yang disampaikanNya kepada orang-orang yang mendengarkanNya, yang merindukan keselamatan. Karena itu,  'Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu'. Kenapa ada yang menolak dan tidak mempercayaiNya? Itu hak setiap pribadi tentunya, dan Allah amat menghormatinya. Allah tidak meniadakan akal budi dan kehendak bebas yang diterimanya semenjak semula.  Percaya kepadaNya atau 'siapa yang menerima kesaksian-Nya' itu berati 'ia mengaku, bahwa Allah adalah benar'. Allah itu Pemilik segala yang baik dan indah. Allah Pemilik kehidupan dan keselamatan. Mereka yang mendengarkanNya juga disebut oleh Yesus sebagai yang berasal dari kebenaran, sebagaimana dikatakanNya sewaktu berhadapan dengan Pontius Pilatus. Pilatus bukannya tidak tahu apa kebenaran, tetapi mengapa mereka yang percaya kepadaNya itu berasal dari kebenaran. Siapakah Dia ini sehingga berani berkata demikian? 

'Siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas'.  Mengapa semuanya itu terjadi? Karena memang hanya kepadaNyalah Bapa berkenan. Itulah yang pernah disampaikan Bapa sendiri ketika Yesus menerima baptisan dari Yohanes Pembaptis. 'Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya'. Maka dengarkanlah Dia, sebagaimana dikatakan juga Bapa ketika Yesus menyatakan kemuliaanNya di atas gunung kepada Yohanes, Petrus dan Yakobus. 

'Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya'. Allah amat menghormati kehendak bebas dari setiap orang yang dikasihiNya. Ada lebih baik tentunya untuk percaya kepadaNya, sebab kepercayaan hanya ada dalam Yesus Kristus Tuhan. Ketidakmauan menerima keselamatan dan hidup kekal adalah kebinasaan. Tidak ada wilayah abu-abu dalam mendengar keselamatan.

Bersyukurlah kita orang-orang yang percaya kepada Anak Manusia, yang telah bangkit dari alam maut, sebab memang barangsiapa ambil bagian dalam kematianNya akan juga menikmati kebangkitan dan kemuliaanNya. Kepercayaan menjadi jaminan setiap orang dalam merindukan keselamatan bersama sang Empunya kehidupan.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami adalah orang-orang yang menikmati rahmat kebangkitanMu, karena kami percaya kepadaMu. Hanya saja kami seringkali kurang mengandalkannya dalam kehidupan kami sehari-hari. Kami seringkali hanya mencari kepuasan diri. 

Teguhkanlah iman kepercayaan kami kepadaMu. Amin.

 

 

Contemplatio

'Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya'.

 






Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012